Kejar 70 Persen Sasaran, Sukoharjo Terus Gencarkan Vaksinasi

NEWS

Penulis: Supriyani | Editor: Dwi NR
SUKOHARJO | inspirasiline.com

REALISASI vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo terus bergerak naik, seiring percepatan vaksinasi yang digencarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo bersama jajaran TNI-Polisi.

Sejauh ini, realisasi vaksinasi mencapai 21,68% atau 156.017 sasaran, dari target sebanyak 719.754 orang.

Angka realisasi itu masih jauh dari target 70 persen penerima vaksin yang diharapkan.

Sejauh ini, program vaksinasi yang dijalankan sudah menyasar masyarakat umum usia 18 tahun ke atas. Bahkan, belum lama ini sasaran vaksinasi mulai menyasar ibu hamil (bumil).

“Vaksinasi Corona terus diberikan pada masyarakat setiap harinya, baik oleh Pemkab maupun oleh instansi lain seperti TNI-Polri,” kata Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Senin (23/8/2021).

Bupati Etik Suryani menegaskan, sasaran vaksinasi terus diperluas untuk masyarakat umum usia 18 tahun ke atas, bumil, penyandang disabilitas, buruh perusahaan, dan lainnya. Dengan harapan, realisasi vaksinasi terus naik, sehingga bisa mencapai target 70% dari sasaran.

Dilihat pada data yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, hingga saat ini realisasi vaksinasi Sukoharjo untuk dosis pertama mencapai 156.017 orang (21,68%), dan untuk dosis kedua mencapai 80.866 orang (11,241%), serta dosis ketiga yang diberikan kepada para tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 2.624 orang (0,30%).

Salah satu sasaran prioritas vaksinasi saat ini adalah bumil, karena dianggap rentan terhadap paparan virus Corona.

“Menurut data yang ada, bumil di Sukoharjo sebanyak 2.300 orang. Dari jumlah tersebut, akan kami laksanakan vaksinasi secara bertahap,” tegas Bupati Etik Suryani.

Untuk itu, Bupati Etik Suryani terus mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu menaati protokol kesehatan (prokes) 5M: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Disiplin prokes merupakan cara yang paling efektif untuk menekan penyebaran Covid-19. Apalagi, Sukoharjo saat ini berada di Level 4 dalam Pembelakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditetapkan pemerintah.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) dr Yunia Wahdiyati menjelaskan, vaccine booster atau vaksin ketiga bagi para tenaga kesehatan (nakes) terus diberikan secara bertahap.

Kabupaten Sukoharjo menerima sebanyak 6.000 dosis vaccine booster jenis Moderna untuk nakes.

“Yang menjadi prioritas penerima vaccine booster adalah nakes yang memberikan pelayanan Covid-19,” ujar dr Yunia.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *