Dengan ketekunan Kustini, sang pengusaha Tanaman hias di Pati berhasil mengembangkan usahanya

INSPIRASIANA

PATI.- Setiap usaha yg dilakukan secara serius, terus menerus dan fokus akan mendatangan keberhasilan bagi pelakunya. Setidaknya itulah yg dilakukan keluarga Alm. Kusnandar  yg betalamat di  Ngrandu Desa Mulyoharjo kecamatan kota Pati Jateng yg saat ini karena ketekunannya telah berhasil menjadi ” boss” usaha bunga tanaman hias Sekar Jaya terbesar di kota Pati. Adalah Kustini, istri alm Kusnandar sang pemilik usaha tanaman hias sedikit membagikan cerita awa berdirinya toko tanaman hiasnya yg terletak di Jln Pati- Juwana km 3 kepada inspirasiline.com, Minggu siang (24/10/21)

Kustini dan anaknya Nabara

Diceritakan Kustini, kalau almarhum suaminya sudah sejak kecil menyukai tanaman bunga  sampai ada tetangga yg mengatakan cowok kok suka dengan kembang, tetapi tahun demi tahun berlalu dan hingga dewasa  suaminya itu tetap menyukai tanaman bunga. Awalnya Kusnandar muda bekerja sebagai harian lepas di kantor DPU Pati   tetapi tidak segera diangkat menjadi pns, sehibgga keluar dari kantor itu pada tahun 1980. Mulai saat itulah Kusnandar  mulai mengembangkan usaha jual tanaman hias di rumahnya Ngrandu dengan bekal hanya 25 pot saja. Karena teman temannya banyak yg membelinya dan seiring berjalannya waktu, lambat laun usahanya mulai menubjuklan hasil yg menggembirakan.

Alhasil bisa mengembangkan lagi dengan membuka toko cabang baru di wilayah kecamatan Wedarijaksa. Karena ketekunannya itulah akhirnya sejak 2006 Kusnandar bisa membuka cabang toko tanaman hias lagi di jalan Pati-Juwana km 3  sampai sekarang dengan luas tanah seluas 2 hektar.

Kepada inspirasiline.com, Kustini menceritakan hingga saat ini toko tanaman hiasnya mempunyai 300 jenis tanaman hias  dan jumlah tanaman sekitar 10.000 tanaman, bahkan lebih.

Untuk pengelolaan dan perawatan tanaman hiasnya, Kustini mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 37 orang yg dibayar harian. “Tenaga kami berikan upah Rp.100 ribu perhari, itu bersih sebab kami mrmberi makan dua kali mas” ucapnya didampingi anak sulungya Nabara.

baca juga:  15 Pejabat Ikuti Seleksi JPTP Secara Terbuka dan Kompetitif  

Ditambahkannya, bila ada tenaga kerja yg mau nginap juga disediakan tempat bermalam dan disediakan makan malam.

Jadi, lanjutnya, mereka para tenaga kami saya ” openi”sebab mereka pada umumnya anak anak orang yg kurang beruntung hidupnya ” Saya ingat almarhum pak Kusnandar yg seneng memperhatikan orang orang kurang mampu” kenangnya. Hari hari yg paling rame dikunjungi pembeli adakah Jumat sampai Minggu.

Kini dengan memiliki 3 tempat toko tanaman hias yg cukup besar, Kustini istri Alm.Kusnandar merasa bahagia dapat meneruskan usaha suaminya itu bersama dua anak nya.

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *