Sukoharjo
Salah satu dari sepuluh putra terbaik yang mewakil indonesai di AUSCU Asean berasal dari Sukoharjo dialah Almas Rioga Pasca Pratama yang merupakan putra kedua dari dua bersaudara pasangan Sri Maryati dengan Sriyanto (Kepala Desa) Desa Sidorejo, Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah. Kiprahnya sudah tidak diragukan lagi dikancah Asia Tenggara dengan berbekal bahasa Inggris yang cukup matang dan piawai dalam berargumentasi membuat Almas menjadi salah satu tim delegasi Indonesia yang bersuara di Asean University Student Council Union Conferen (AUSCU) pada 5-8 Desember 2021.
Saat ditemui wartawan dikediamannya Sidorejo Bendosari kemarin, Almas sapaan akrabnya yang didampingi ayahandanya Sriyanto mengatakan saat ini duduk di semester VII Universitas Indonesia Fakultas Hukum dirinya mengaku senang dan bangga bisa mendapat kepercayaan untuk bersuara di Asean dalam mempresentasikan UMKM Center yang mengadopsi dari Gojek dan Toko Pedia, yang mana isu tersebut menjadi bahasan dan tranding topik generasi milineal/anak muda Indonesia, ada 3 poin didalam yaitu: kepemudaan dan komunitas, pendidikan yang bisa diimplementasikan setelah masa pandemi, dan masa depan pekerjaan setelah masa pandemi.

“ Satu-satunya tema yang diusung delegasi Indonesia di AUSCU adalah UMKM Center di skala ASEAN, dengan tema tersebut diharapkan mampu membangkitkan generasi milineal, khususnya bagi UMKM untuk masa depan setelah pandemi, “ ungkap Almas Rioga.
Kesepuluh delegasi Indonesia itu berasal dari berbagai Perguruan Tinggi, yang telah melalui tahapan seleksi yang ketat yang dilaksanakan secara daring, dan salah satu persyaratan utama berbahasa Inggris harus lancar, berstatus mahasiswa, mempunyai visi yang sama dalam tim untuk menyuarakan topik yang sama di AUSCU.
Sepuluh mahasiswa yang terpilih sebagai delegasi Indonesia yaitu: 2 orang mahasiswa dari Universitas Indonesia(UI), 1 orang dari Universitas Negri Jakarta (UNJ), 1 orang dari Universitas Gajah Mada (UGM), 2 orang dari Universitas Brawijaya (Unibra) Malang, 1 orang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, 1 orang dari Universitas Gorontalo, 1 orang dari Universitas Pajajaran (Unpaj) Bandung, dan 1 orang dari Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung.
Sukoharjo cukup berbangga dengan keikut sertaan Almas sebagai delegasi Indonesia di AUSCU. Almas yang merupakan alumnus SDN jetis 1 Sukoharjo (2012), kemudian menamatkan pendidikan di SMPN 1 Sukoharjo (2015), yang juga menjadi alumnus SMAN 1 Sukoharjo (2018), dan saat ini duduk di semester VII Fakultas Hukum Universitas Indonesia Jakarta, mempunyai cita-cita yang cukup simple tapi penuh makna yaitu “ingin bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya”. Semoga pasca keikutsertaannya mewakili Indonesia di AUSCU akan membawa dampak yang positif demi kemajuan generasi milineal di Sukoharjo khususnya dan di Indonesia pada umumnya.
Namun Almas tidak hanya puas mewakili Indonesia dikancah Asean saja akan tetapi dirinya akan terus melaju sampai ketingkat dunia dalam kegiatan yang sama yang akan diselenggarakan di Vatikan Youth Summith pada 15-22 Desember mendatang. Dan Almas berharap semoga muncul Almas-Almas yang lain agar generasi milineal terus bangkit untuk mengejar cita-cita dan impiannya usai pandemi, jangan patah semangat hanya karena pandemi sebagai generasi milineal masih banyak pekerjaan rumah untuk kita hadapi dan selesaikan bersama, kata dia. (Prie)
