Sragen-Inspirasiline.com. Pamsimas Desa (Pamsimasdes) Nganti Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen yang biayai Dana Desa (DD) tahun 2021 di keluhkan warga
Informasi yang diterima Inspirasiline.com Pembangunan Pamsimasdes di Dukuh Ngandu, Desa Nganti itu anggarannya Rp 185 juta hanya bangunan penampungan air ( tower) saja, hal itu menjadi pertanyaan warga masyarakat Dukuh Ngandu.
Warga Desa Nganti Sarjiman (52) menceritakan, harapan warga masyarakat, dengan adanya pembangunan Pamsimasdes segera dinikmati warga, namun Pembangunan Pamsimasdes senilai Rp 185 juta justru menimbulkan pertanyaan warga masyarakat, karena hingga sekarang belum ada jaringan air kerumah warga
“Semestinya itu satu paket dalam Rencana Anggaran Biaya RAB, kok ini hanya terwujud pembangunan tower saja, ini namanya pembangunan setengah matang” Ungkap Sarjiman mengeluh
Kepala Desa (Kades) Nganti Joko Warsito ketika dihubungi Inspirasiline.com melalui phoneselnya Rabu (26/1/2022) mengatakan, pembangunan Pamsimasdes anggaran D D tahun 2021 itu, pihak Pemerintah Desa ( Pemdes ) tombok, karena harus meninggikan tower, pasalnya lahan Dukuh Ngandu sangat rendah, bahkan biaya pembangunan tower menjadi Rp 197 juta
Joko Warsito menjelaskan, pembangunan Pamsimasdes, hanya sebatas pengeboran air bersih, dan pengembangan tower saja, untuk jaringan air bersih kerumah warga, saya akan kordinasi dengan para ketua Rukun Tetangga (RT) membicarakan hal biaya jaringan air bersih kerumah warga, bersifat swadaya ,tanpa ada swadaya dari masyarakat, akan sulit
“Saya akan segera rembugan dengan ketua RT menghitung berapa biaya, jaringan air bersih kerumah warga, nanti kita sampaikan agar ada peran serta warga masyarakat, untuk segera menikmati air bersih program Pamsimasdes ini” Ungkap Joko Warsito ( Sugimin/17)
