Camat Plupuh Edy Purwanto : Ibu Bupati Meminta Jogo Tonggo Diaktifkan Kembali

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Data di Sekretariat Penanggulangan Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Sragen Rabu (2/2/2022) malam ada tambahan 11 kasus covid-19.

Data yang dicatat  Inspirasiline.com Delapan kasus di antaranya hasil tracing, dua kasus diketahui dari hasil penanganan medis di rumah sakit (RS), dan satu kasus melakukan tes mandiri.

11 orang yang menambah kasus baru itu. Warga Gemolong yang menjalani isolasi terpusat di Technopark Sragen. Namun Kamis (3/2/2022) ini mulai pulang.

” Ibu Bupati (Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati-red) ketika memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Antisipasi Covid-19 di Aula Sukowati Sekretariat Daerah ( Setda) Sragen pagi tadi  meminta Satuan Tugas (Satgas) Jogo Tonggo di tingkat desa dan kecamatan diaktifkan lagi. Ibu, juga ingin vaksinasi dosis ketiga terus digenjot untuk antisipasi meledaknya kasus Covid-19″ Ungkap Camat Plupuh Edy Purwanto saat memberikan sambutan pada pelantikan dan Pengambilan Sumpah  Jabatan dua Perangkat Desa (Perdes) Cangkol, Kecamatan Plupuh di Balai Desa Cangkol Kamis (3/2/2022).

Rapat kata Edy Purwanto dihadiri unsur Pimpinan Daerah para Camat, Pimpinan organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan perwakilan dari Puskesmas.

Menurut Edy Purwanto, Kasus Covid-19 di Sragen belakangan ini kembali merayap naik sejak ditemukan kasus satu keluarga di Gemolong, Sragen, terkonfirmasi positif Covid-19  pada pertengahan Januari 2022 lalu.

 ” Ibu Bupati menyatakan belum ditemukan varian Omicron di Sragen. Meskipun ada dugaan satu orang probable itu, namun masih harus dicek dan dipastikan. Ibu  berharap di Sragen tidak ada varian omicron ” Ungkap Edy Purwanto menjelaskan.

Ibu Bupati kata Edy Purwanto mengingatkan  kepada masyarakat supaya tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Satgas Jogo Tonggo supaya diaktifkan di tingkat Kecamatan sampai Desa. Peran Satgas Jogo Tonggo cukup dominan karena masyarakat boleh isolasi mandiri di rumah. Selain itu, Ibu  minta puskesmas harus terus menggejot vaksinasi dosis ketiga sembari menyisir warga yang belum vaksin. Beliau juga memastikan 11 RS di Sragen menyiapkan ruang isolasi Covid-19 dan ruang intensive care unit (ICU) Covid-19.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten ( DKK) Sragen, Hargiyanto,  menyampaikan delapan kasus hasil tracing itu, perinciannya di Sragen Kota empat kasus, Sidoharjo 1 kasus, dan Masaran 3 kasus.

“Yang sembuh ada tujuh orang. Kasus baru 11 orang itu kita lihat. Kalau isolasi mandiri di rumah maka harus melihat kondisi rumahnya,” Ungkap Hargiyanto menjelaskan ( Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *