Desa-Desa di Kecamatan Klambu dan Godong Lelangkan Tanah Kas Desa, Perolehan Menurun

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Memasuki musim tanam (MT) II, sebagian desa di Kabupaten Grobogan hari ini melakukan pelelangan tanah kas desa di balai desa masing masing, Kamis (17/2/22). Desa desa yang terpantau Inspirasiline.com melaksanakan pelelangan adalah desa Menawan dan Klambu ( kecamatan Klambu) dan desa Kopek, Dorolegi, Ketangirejo, Sumurgede, dan Gundi Kecamatan Godong. Sedangkan pelaksanaan lelang ditangani oleh Panitia desa masing masing dan bersifat terbuka.

Satimin, SPd Kades Menawan Klambu

Desa Menawan, misalnya, dengan luasan tanah kas desa seluas 15 hektar dan penyewa sebanyak 27 orang , bisa memperoleh pendapatan sebesar Rp.139.500.000,- Perolehan sebesar itu, dinilai Kades menawan Satimin SPd menurun jika dibanding tahun lalu ” Tahun lalu bisa lebih dari itu dan para calon penyewanya lebih banyak lagi” terang Kades yang menjabat mulai 2007 – 2013, dan menjabat Kades Menawan  lagi sejak 2018 hingga sekarang.  Yang jelas perolehan lelang tanah kas desa kami menurun karena sebagian tanah digunakan untuk tanah perangkatnya yang baru, terang Satimin Kades Menawan yang juga penasehat Banser Klambu.

Muslikin, Kades Gundi Godong

Demikian juga yang terjadi di desa Klambu, dari tanah desa seluas 10,4 hektar dan calon penyewa sebanyak 31 orang bisa menghasilkan kurang lebih Rp.141.600.000,-  Perolehan inipun juga mengalami penurunan dibanding dengan tahun lalu, karena desa Klambu ada tambahan perangkat 9 orang, “Kalau tiap perangkat mendapat tanah kas desa 3 bau dan per bau kira kira 7000 m2, ya tinggal mengalikan saja toh” ungkap Hanas perangkat Klambu.

Kedua desa di kecamatan Klambu tersebut sama sama memiliki aturan kalau penyewa tanah desa harus orang asli desa tersebut, dan kalau ternyata diketahui disewakan lagi kepada orang lain diluar desa maka tanah kas desa akan dicabut dan uang sewa menjadi hangus.

baca juga:  Dukung Penanganan Covid-19, Panglima TNI-Kapolri Kunjungi Grobogan
Sudarmoko, SH Kades Kopek Godong

Di desa Gundi dan Kopek kecamatan Godong melaksanakan lelang secara terbuka dan juga memiliki aturan sama dengan  desa desa di kecamatan Klambu,  dimana penggarap tanah desa harus warga desa tersebut dan tidak boleh disewakan.

Desa Gundi, misalnya. Dengan tanah kas desa yang dilelangkan seluas 24,83 hektar dan 81 penyewa bisa menghasilkan dana sebesar Rp. 232.650.000,-“Bila dibanding tahun lalu, perolehan lelang kami menurun mas, biasanya sekitar 400 jutaan.” Ujar Muslikin, Kades Gundi yang juga Ketua Demang Manunggal Kecamatan Godong. Terkait gagal panen didesa Gundi, diakui Muslikin,   sebab di wilayahnya terdapat tanaman padi yang terendam banjir seluas 20 hektaran akibat luapan sungai Theleng yang melalui desanya. Pihaknya berharap adanya uluran tangan pemerintah kabupaten untuk menanganinya.

Sedangkan pelelangan tanah kas desa di desa Kopek berjalan lancar, dengan sistem terbuka maka tanah kas  desa dengan luas 20 hektar dan 54 penyewa, hasil pelelangannya mencapai Rp.281 juta.”Hasil pelelangan desa kami menurun mas bila dibanding tahun lalu” ujar Sudarmoko SH Kades Kopek kepada Inspirasiline.com.

Semua dana hasil pelelangan tanah kas desa masuk semua ke Bank BKK masing masing. Pelaksanaan pelelangan di masing masing desa di awasi oleh Babinsa dan Babinkamtibmas. ( joko widodo )

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *