Warga Pedak Desa Menduran Brati Menolak Tower BTS, Camat Perintahkan Berhentikan Sementara Pembangunannya

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Warga RT 04 RW 04 Pedak Menduran kecamatan Brati Kabupaten Grobogan melakukan aksi protes menolak pendirian tower BTS yang akan dibangun di wilayahnya. Warga yang dipimpin koordinatornya Kumaidi (42) mendatangi balai desa Menduran, Senin (21/2/22), mereka ingin bertemu dengan Kepala Desanya, Mulyosejati untuk meminta klarifikasi terkait pembangunan pendirian tower BTS yang dibangun PT Tower Bersama Semarang, tetapi hingga siang ditunggu tunggu tidak kelihatan, bahkan semua perangkatnya tidak tahu Kadesnya berada.

Akhirnya perwakilan warga yang berjumlah 23 orang mendatangi Camat Brati Joko Supriyanto SSTP, MSi untuk melaporkan hal yang terjadi di desanya terkait dengan pendirian tower BTS diatas tanah desa itu. Camat Brati saat dilapori warga Menduran iru langsubgbmenelepon Kades Menduran.Di aula Kecamatan Brati yang dihadiri Camat, Kapolsek Brati AKP Zaenal, Sekcam, Kades Menduran Mulyosejati dan perwikilan BPD serta warga Pedak berdiskusi bersama.

Kades Menduran Mulyosejati didampingi Camat Brati Joko Supriyanto memberikan keterangan

Kumaidi menyampaikan, Pemdes dalam hal ini Kepala Desa Menduran dinilai sepihak dalam menentukan proyek Tower yang saat ini sudah seminggu dibangun tanpa musyawarah desa, dan tanpa sepengetahuan warga setempat ” Dalam hal ini Kades tidak pernah melakukan musdes dengan warga” ungkap Kumaidi.

Sebagaimana diketahui, tanah kas desa yang berada di wilayah dusun Pedak direncanakan semula dibangun rest area yang nantinya diurusi Bumdes , namun sesuai berjalannya waktu, tanah kas desa tersebut dengan tidak diketahui warga, dibangun tower BTS. Warga kawatir bila dibangun tower disitu, warga bisa menerima dampaknya, seperti rebahan bila terkena angin bisa ambruk dsb.

Kumaidi, perwakilan warga Pedak Menduran Brati

Kumaidi menjelaskan, kemaren, warga sudah dijembatani BPD untuk menyelesaikan masalah tower. Antara Pemdes, Warga dan pihak PT Tower Bersama akan duduk bersama, tapi ditunggu hingga Senin ini pertemuan tidak terlaksana.

Muhamad Suji (35) warga juga menyampaikan kekawatirannya bila dibangun tower BTS diwilayahnya.
Sebenarnya permasalahan tower di Pedak Menduran sudah dibahas warga dengan dijembatani Untung (BPD Menduran) dan disetujui untuk dipertemukan dengan Kades pada Senin pagi, namun pertemuan itu tidak bisa berlangsung bahkan pertrmuan diundur sampe batas waktu yang tidak ditentukan. Akhirnya warga sepakat untuk bertemu dengan Camat Brati.

Dalam pertemuan itu, warga menyatakan menolak didirikannya tower BTS di atas tanah kas desa.” Dalam hal ini, warga tidak pernah diomongi, tidak pernah ada sosialisasi kok” kata Kumaidi.

Saat dialog antara Kades Menduran dan warga yang dimoderatori Camat Btati, Kades Menduran Mulyosejati mengatakan, awalnya dia didatangi pihak PT Tower Bersama dengan pimpinannya Sony, yang menawarkan rencana dibangunnya tower BTS dalam rangka mendukung program pemerintah melalui digitalisasi, untuk daring anak sekolah, rapat melalui zoom. Namun lokasi yang ada dan tepat dengan sinyal kuat berada pada koordinat dimana titik tersebut pada tanah kas desa yang dibangun untuk rest area.

Camat Brati menjelaskan, dia sudah pernah menjelaskan kepada pihak ketiga kalau membangun tower diatas tanah kas desa itu rumit. Namun pihak ketiga tetap ingin melanjutkannya. “Hal itu bisa dilihat dari Perbub 35 th 2016 yang diperbarui Perbub 68 tahun 2019 bisa dengan sewa, pemanfaatan bersama, perjanjian guna serah dan serah guna , kalau sewa bisa sampai 15 tahun dan bisa diperpanjang” kata Camat.

Dari pembahasan tersebut, dikatakan PT Tower Bersama menyewa tanah kas desa Menduran tersebut selama 3 tahun dengan pembayaran per tahun Rp.10 jt hal itu menyesusikan dengan masa pemerintahan Kades.
Namun apapun yang terjadi, warga Pedak Menduran tetap bersikokoh untuk menolak didirikannya tower di wilayahnya.

Terkait penolakan warga Menduran itu, Camat Brati memerintahkan Kades Menduran untuk menghentikan sementara didirikannya tower di RT 04 RW 04 Pedak Desa Menduran.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada titik temu antara warga dengan Pemdes Menduran dan pembahasan diteruskan malam hari dengan menghadirkan PT Tower Bersama. ( jokowidodo )

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *