Bupati , DPR RI, Tinjau Lokasi Lahan Relokasi Bakal Rutan

NEWS

Sukoharjo-Inspirasiline.com. Rencana relokasi Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surakarta makin mendesak lantaran selain overload, letaknya sangat dekat dengan hunian warga. Salah satu lokasi pilihan adalah di kabupaten Sukoharjo.

Merespon survey yang telah dilakukan Kemenkumham beberapa waktu lalu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Agus Santosa, Komisi III DPR RI dan sejumlah pejabat terkait meninjau lokasi tersebut, di Desa Sonorejo, Kecamatan Sukoharjo.

“Kami baru melihat lokasi yang telah di survey oleh Kemenkumham. Pada intinya, apakah lahan ini memenuhi kriteria apa tidak, nanti yang memutuskan dari pemerintah pusat,” kata Bupati Etik saat ditemui dilokasi pada, Selasa (01/3/2022).

Untuk pilihan lahan di wilayah Sukoharjo, selain di Desa Sonorejo, menurut Bupati tidak ada alternatif lokasi lainnya. Sebelumnya di daerah Kelurahan Kriwen Sukoharjo juga sempat di survey, namun letaknya dekat dengan pemukiman.

“Hanya satu ini saja yang kami siapkan, luasnya sekira 2,8 hektar. Untuk kepastian apakah nantinya akan dibangun disini atau di tempat lain, kami juga belum tahu,” ujar Etik.

Bupati Etik Suryani, DPR RI Eva Yuliana tinjau lahan bakal rutan

Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana yang juga meninjau lokasi bersama Bupati menjelaskan, terkait rencana relokasi Rutan Kelas I Surakarta tersebut, pihaknya masih terus melakukan monitor setiap perkembangan yang ada.

“Tentunya kita semua sudah tahu alasan relokasi. Selain itu, bangunan Rutan Surakarta itu sudah tua, sehingga sudah saatnya diremajakan. Nah, karena Surakarta sudah tidak memiliki lahan, maka pilihan pemindahan rutan tentunya di daerah terdekatnya,” kata Eva.

Sukoharjo menurutnya, merupakan salah satu dari daerah lain di Solo Raya yang telah disurvey. Oleh karenanya, Eva menegaskan, kehadirannya bersama Bupati Sukoharjo meninjau lokasi adalah menindaklanjuti hasil survey dari Kemenhumkam tersebut.

“Kami bersama bupati menindaklanjuti hasil survey dari Direktorat Pemasyarakatan Kemenkumham. Ini untuk memastikan letak lokasi lahan yang telah di survey kemarin itu,” sebut Eva. Mengingat penyiapan lahan untuk pembangunan rutan merupakan tanggung jawab pemerintah, maka jika nantinya lahan di Desa Sonorejo itu yang akhirnya dipilih, Eva menyatakan, pilihan itu sudah sangat tepat.

“Yang perlu kita lihat kedepan adalah, nanti jika lokasi ini disetujui oleh Pak Menteri, maka patut disyukuri peningkatan ekonomi pasti terjadi di sini. Saya tentunya juga ikut bangga, maka kita lihat saja nanti perkembangannya,” imbuhnya.

Sementara Kepala Rutan Kelas 1 Surakarta, Urip Dharma Yoga, yang turut dalam peninjauan menambahkan, hingga saat ini kondisi rutan yang menjadi tanggung jawabnya itu sudah lama mengalami kelebihan daya tampung.

“Overloadnya mencapai 200%. Dari yang semestinya 290 orang, sekarang dihuni sekira 600 orang. Jadi sudah selayaknya direlokasi. Apalagi bangunan aset Kemenkumham itu sudah cukup tua ya, peninggalan jaman Belanda termasuk cagar budaya,” pungkas Urip.  (Prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *