Grobogan-Inspirasiline.com. Setidaknya ada 60 unit sambungan rumah PDAM dari 108 unit yang berada dikawasan Proyek Pengentasan Kumuh Terpadu (PPKT) Jengglong Barat Purwodadi Grobogan dibongkar dan tutup oleh pihak Perumdam Purwa Tirta Dharma Grobogan.
Dari pihak warga setempat mengemukakan alasannya kalau unit Sambungan Rumah miliknya sejak dipasang hingga saat ini tidak berfungsi artinya tidak keluar airnya samasekali.

” Kami memiliki sambungan pipa 2 buah, yang lama dan yang baru yang berasal dari paket proyek PPKT, daripada dobel saya matikan satu. Lagian yang baru tersebut tidak keluar airnya sejak pemasangan” ungkap Sumarni (65) warga RT 09 Jengglong Barat.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kasno dan Dasiman. Namun keduanya tidak menutup Sambungan yang baru miliknya. ” Meski tak mengalir airnya, biarkan begitu saja toh itu sudah sepaket dengan proyek pemugaran rumah” ujar Kasno, Selasa (2/6/2026).

Dari pantauan media Inspirasiline com di kawasan tersebut memang sambungan rumah PDAM dari proyek PPKT 2025 di RT 8 dan 9 Jengglong Barat sebagian besar tidak mengalirkan airnya sejak dipasang. Sehingga banyak Warga setempat yang memilih untuk dicabut saja.

Saat dikonfirmasi, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan PPKT 2025 Disperakim Grobogan Sigit Budi Purnomo menjelaskan saat pelaksanaan Proyek PPKT tahun 2025 di RT 8 dan 9 Jengglong Barat tersebut merupakan paket lengkap yang meliputi pembangunan rumah dan rehabilitasi, jalan lingkungan serta sarana sanitasi dan air minum.
“Proyek PPKT itu lengkap disertai pemasangan sarana air minum” ujarnya.
Sementara itu Kabag Humas Perumdam Purwa Tirta Dharma Grobogan Eko Supriyanto SE kepada media Inspirasiline. com menyampaikan saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan ulang warga kawasan Jengglong Barat yang telah terpasang SR nya. Bagi warga setempat yang merasa tidak memperpanjang masa langganan, maka sarana SR nya ditutup. Sedangkan Warga yang lainnya yang masih tetap menghendaki berlangganan tetap nantinya diregistrasi ulang.
“Saat ini kami tengah melakukan validasi data pelanggan khususnya di kawasan PPKT Jengglong Barat. Bagi yang tidak berlanjut ya kami cabut sarananya” tegas calon Direktur Perumdam milik Pemda Grobogan itu.
Tokoh masyarakat setempat yang tak mau disebut jati dirinya menilai bahwa pemasangan pipa sambungan rumah dalam proyek PPJT itu terkesan hanya sebagai pelengkap penderita saja. “Kesannya begitu, dipasang saja tanpa airnya mengalir, lantas kemudian SR nya ditutup, kan percuma saja” tutupnya. (jk)
