Gapoktan di Desa Sidokerto, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen Melakukan Gropyokan Tikus

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Untuk menekan penyebaran hama tikus Puluhan petani Gabungan dari Kelompok Tani yang ada di Desa Sidokerto, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen melakukan gropyokan tikus disawah Selasa (29/3/2022).

Pembasmian hewan pengerat itu dilakukan dengan menggunakan omprong atau emposan berbahan belerang. Selain petani, kegiatan ini diikuti pula oleh jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspimcam) Plupuh, dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Kasi Transtib Kecamatan Plupuh Bambang Pramono mengatakan, gropyokan tikus ini akan terus dilakukan selama masa vegetatif selama 25 hari.

Sebelum melakukan gropyokan tikus petani diberikan pengarahan

“Gerakan tersebut dilakukan karena masifnya serangan tikus. Lokasi sawah yang dekat dengan perkampungan potensi tikus merajalela. Daripada memakai jaringan listrik yang berisiko terhadap kematian, dengan cara gropyokan lebih efektif,” Ungkap Bambang Pramono.

Gerakan pengendalian hama tikus beberapa hari lalu juga dilakukan di Dukuh Plupuh Desa Plupuh dan Bulurejo, Desa Ngrombo  (22-23/3/2022) lalu. Gropyokan tikus di Desa Sidokerto itu melibatkan para petani, Muspimcam dan stakehokders terkait.

Bambang Pramono  menjelaskan pengendalian hama tikus dilaksanakan agar hasil panen melimpah. Bambang Pramino mengimbau para petani terus melakukan gerakan gropyokan tikus secara berkesinambungan.

Sebelum gropyokan diberikan sosialisasi dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melalui PPL tentang penggunaan obat tikus. Penyerahan obat-obatan diserahkan secara simbolis oleh camat kepada Kelompok Tani (Poktan). Obat-obatan itu terdiri atas rodentisida, belerang, ces tikus, dan alat emposan beserta kelengkapannya.

Kepala Desa ( Kades) Sidokerto Untung mengucapkan terimakasih kepada TNI/Polri atas dukungannya guna menekan Penyebaran hama tikus ini.

“Mari kita gerakkan lagi gerakan gropyokan hama tikus ini guna menekan penyebaran hama tikus yang merugikan petani ” Ungkap Kades  Untung mengajak terutama para petani.

Wakapolsek Plupuh Iptu Sukarno mengucapkan, Alhamdulillah dengan adanya kegiatan gropyokan in,semoga mengurangi penyebaran hama tikus yang merebak di Wilayah Kecamatan plupuh.

“Kami dari kepolisian sektor plupuh menghimbau agar para petani di kecamatan plupuh tidak menggunakan aliran listrik yang notabene berbahaya bagi keselamatan manusia dalam pengendalian hama tikus, kami juga mendukung Penuh  BPP Kecanatan Plupuh dalam kegiatan  gropyokan tikus ini karena kegiatan ini efektif dalam pengendalian hama tikus di Wilayah Kecamatan plupuh ini karena plupuh juga merupakan lumbung pangan nasional” Ungkap Wakapolsek Iptu Sukarno mewakili Kapolsek Iptu Suparno. (Sugimin17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *