Nela, Kaffah, Huda Pemenang Lomba Pembelajaran Tingkat Nasional

NEWS

Sukoharjo-Inspirasiline.com. Setelah sukses menggelar lomba pembelajaran secara online tingkat lokal kini Univet Bantara Sukoharjo menggelar lomba pembelajaran tingkat nasional, kegiatan ini sudah merupakan tahun ke-7  yang mana kegiatan serupa pertama kali  digelar tahun 2016 silam pada level lokal/ dilingkup Universitas saja dan mulai tahun 2020 kami selenggarakan lomba pembelajaran ini tingkat nasional.

Singgih Subiyantoro Dekan FKIP

Dekan FKIP Univet Bantara Sukoharjo Singgih Subiyantoro, M.Pd saat ditemui wartawar usai mengumumkan hasil lomba pembelajaran tingkat nasional tahun 2022 di ruang sidang FKIP Senin (9/5/2022) mengatakan bahwa lomba ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari puluhan kampus dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia dan juga pelajar SMA/SMK . Ajang kreatifitas untuk menyajikan pembelajaran terbaik tingkat nasional ini digelar pada 2 Mei lusa yang dikuti oleh 106 mahasiswa dan pelajar se Indonesia.

Lebih lanjut Singgih menyampaikan lomba pembelajaran ini selain dibuka untuk kalangan mahasiswa juga kalangan pelajar SMA/SMK sederat dengan harapan agar para pelajar mengenal dunia kampus sekaligus sebagai wahana untuk sosialisasi FKIP kepada para siswa dan nampaknya cukup direspon pula oleh banyak pelajar. Ini terbukti banyak pelajar yang ikut ambil bagian dalam lomba tersebut dan karya mereka cukup lumayan bagus.

Pantia penyelenggara

“ Lomba pembelajaran ini merupakan tahun ke-7 penyelenggaraan dalam skup nasional dengan peserta ratusan orang dari berbagai Perguruan Tinggai di Indonesia dan juga pelajar SMA/SMK, kegiatan ini cukup menyita perhatian para pelajar untuk ikut ambil bagian,” ungkap Singgih  Subiyantoro.

Dalam mengikuti lomba ini tidak ada persyaratan khusus, tidak dipungut biaya alias gratis, yang penting media pembelajaran yang original, judul juga tidak dibatasi, karya-karya yang memenuhi kreteria sesuai indikator yang telah ditentukan panitia itulah yang akan keluar sebagai juara. Bagi para juara akan mendapatkan reword berupa uang pembinaan mulai dari Rp 1 juta – Rp 1,2 juta dan piagam penghargaan. Untuk kelompok Perguruan Tinggi juara I mendapat hadiah Rp 1,2 juta, juara II. Rp 1,1 juta, dan juara III. mendapatkan Rp 1 juta, dan untuk peserta SMA/SMK juara umum mendapatkan Rp. 1 juta.

Adapun yang keluar sebagai juara kategori Vidio Pembelajaran diraih oleh juara I. Mila Minkhatul Maula dari Universitas Pendidikan Indonesia dengan judul  “ Mengenal  anggota tubuh klas 1 SD ”. Juara II. Faradilla Ayu Miranti dari Univet Bantara Sukoharjo,judul  “ Bangun ruang sisi lengkung (tabung) II klas 9 semester genap “. Juara III. Triyana Wijayanti dari Universitas Negeri Semarang, judul “ Media Pembelajaran IPS ”. Juara IV. Marchella Ekayana Desanta dari Univet Bantara Sukoharjo, judul “ Daur Hidup Hewan ”. Juara V. Rashika Ardata Sahila dari Universitas Ahmad Dahlan, judul “ Bhinneka tunggal ika “.

Sedangkan kategori Game Pembelajaran  juara I diraih oleh Kaffah Hemas Safitri dari IAIN Syehk Nurjati Cirebon, dengan judul “ Game edukasi cerpen “. Juara II. Rosa Rahayu Mintarsih dari Universitas Ahmad Dahlan, judul “ Dokterku cerminanku “. Juara III. Aditya Rini Kusumaningpuri dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, judul “ Multi media interakstif pada pembelajaran statika klas 6 SD “. Juara IV. Arya Tata Prabawa dari Univet Bantara Sukoharjo, judul “ Gramer conquest “. Dan juara V. Aliyatun Nazirah dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto, judul  “ E-Book interaktif berbasis radec “.

Kemudian Juara umum untuk tingkat SMA/SMK  diraih oleh Huda Abdul Majid dari SMA 1 semarang, judul “ Yuk belajar kuartil  desil  persentil bareng Gatutkaca “.

Salah satu pemenang lomba Arya Tata Prabawa dari Univet Bantara Sukoharjo sangat bangga atas capaiannya walau belum bisa meraih juara I. Dengan harapan hasil karyanya bisa bermanfaat bagi khalayak masyarakat umum  yang ingin belajar bahasa Inggris.  Arya ini anak yang tidak mudah putus asa buktinya dirinya berkali-kali mengikuti lomba ini yaitu berturut –turut  mulai tahun 2019, 2020,2021, dan 2022 ini akhirnya bisa meraih juara.

Adapun judul yang ia sampaikan “ Grammar  Conquest “ ini tetang game pembelajaran grammar dimana pemain itu bertindak sebagai kesatriya abad pertengahan dimana untuk mengalahkan musuhnya harus menjawab pertanyaan tentang grammar jadi pemainnya lebih pada tanya jawab tetapi dikombinasikan dengan gaya pertarungan.   Dan perjuangannya tidak hanya sampai disini kedepan jika ada lomba yang sama pengin ikut lagi dengan tema yang berbeda, ungkap Arya. (Prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *