Bupati Sragen Mengajak Masyarakat Taat Membayar Pajak Kendaraan Bermotor

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengajak masyarakat taat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tepat waktu. Pasalnya, masih banyak temuan masyarakat yang belum membayar PKB yang juga berimbas pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut diungkapkan Bupati Kusdunar Untung Yuni Sukowati saat membuka Sosialisasi Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Sragen, Selasa (19/7/2022).

“Berani punya kendaraan juga harus mampu bayar pajak. Karena saat ini kepatuhan kita untuk bayar pajak masih cukup rendah. Ayo mulai tertib administrasi, tertib bayar pajak, wujud tanggung jawab kita sebagai Warga Negara yang baik,” Ungkap Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat sosialisasi kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor

Menurutnya, sosialisasi yang digelar Samsat Sragen ini penting digelar terutama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Apalagi, pajak diperuntukkan salah satunya untuk pembangunan Kabupaten Sragen.

“Salah satunya yang kita harapkan adalah menggali potensi pajak, menggali potensi asli daerah Kabupaten Sragen. Hasilnya nanti dikembali ke masyarakat. Berupa pembangunan agar Sragen makin maju,” ungkapnya.

Yuni sapaan akrab Bupati Sragrn itu menambahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen selalu mendukung penggencaran sosialisasi disiplin PKB yang dapat diteruskan ke seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), Kecamatan dan Desa/Kelurahan.

 “Saya pesan yang dilapangan, seperti Camat, Lurah, Kepala Desa (Kades) ada beberapa kendaraan bermotor yang masih dengan nomor polisi luar Kabupaten Sragen. Segera dibalik nama agar pajaknya bisa masuk di Kabupaten Sragen,” Ungkapnys.

Sementara Kepala Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Sragen, Sri Marjoko melaporkan jumlah kendaraan di Sragen akhir Bulan Juni mencapai 600 ribu unit.

Namun, untuk tingkat kepatuhan masih di angka 71 persen, sisanya ada 29 persen perlu digarap bersama dalam rangka optimalisasi pajak kendaraan bermotor.

baca juga:  Blora Bersholawat Di Bogorejo, Bupati Sampaikan Rencana Pembangunan Infrastruktur Jalan

“Sosialisasi ini meningkatkan kepatuhan wajib pajak guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya dari sektor pajak kendaraan bermotor,” Ungkapnya.

Sri Marjoko melanjutkan hasil dari pajak kendaraan akan dibagi hasil ke Kabupaten Sragen. Realisasi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, kecuali 2020 karena awal Pandemi Covid-19.

Pendapatan kembali naik ketika 2021 dimana perkembangan ekonomi mulai merangkak naik. Pada 2022 dari target yang ditetapkan Kabupaten Sragen sudah tercapai 43 persen.

“Pada 2021 bagi hasil setorkan ke Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sragen Rp 156,5 miliar. Tahun 2022 sampai 31 Juni sudah Rp 63,9 miliar. Kami berharap dari peningkatan kerjasama kolaborasi ini akan bisa meningkatkan potensi yang ada di Sragen dalam rangka meningkatkan PAD,” Ungkap Sri Marjoko.

Acara dilanjutkan dengan talk show tentang kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor, mengahadirkan tiga narasumber yakni : Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah, Sriyanto Saputro, Sekretaris Daeah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto, dan Kanit Gakkum Satlantas Polres Sragen, Ipda Irwan Marviyanto. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen )

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *