Sikapi Gagal Panen di Blora, Abu Nafi Usulkan Hapus Pupuk Bersubsidi

NEWS

Blora-Inspirasiline.com Menyikapi gagal panen di wilayah Kabupaten Blora, Abu Nafi anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah mengusulkan penghapusan pupuk bersubsidi.

“Dari dulu komisi B DPRD Jateng selalu berbicara perhatikan nasib petani..perhatikan nasib petani..perhatikan nasib petani,” ucapnya usai menghadiri acara Kampanye Gemarikan di Desa Kutukan, Randublatung, Blora pada Jum’at (22/07).

Anggota fraksi PPP DPRD Jateng Dapil V (Grobogan dan Blora) ini menceritakan perjuangannya untuk meningkatkan kesejahteraan dan penghasilan petani di parlemen.

“Sampai ketua komisi B DPRD Jateng mengajak anggotanya rombongan ke Senayan dua kali ketemu DPR RI yang membidangi itu juga, disambung lagi ke Pertanian pusat juga kita sampaikan apa permintaannya, hapus subsidi pupuk alihkan ke harga gabah pasca panen,” ujar mantan Wakil Bupati Blora periode 2010-2015 ini.

Dirinya juga menceritakan bahwa mulai tahun 2019 tidak lagi menanam tebu lantaran tak ingin berebut pupuk dengan para petani.

“Termasuk saya, sekarang tidak tanam tebu. Dulu itu mungkin saya pemilik tebu terbanyak di kabupaten Blora, tapi karena kondisi pupuk susah, saya tidak tanam lagi. Mulai tahun 2019, saya tidak mau berebut pupuk dengan teman-teman petani,” katanya yang juga Ketua Pengawas Koperasi Petani Tebu Rakyat Mandiri Tebu (KPTR Manteb) Kabupaten Blora.

Menurutnya, cara yang paling praktis dengan pengalihan subsidi pupuk ke subsidi harga pasca panen. Selama ini, lanjutnya, persoalan petani setiap panen harga selalu rendah, padahal untuk biaya operasional sudah cukup tinggi.

“Tujuannya untuk menolong petani-petani yang gagal panen,” tegas Ketua DPC PPP Blora.

Sebelumnya diberitakan, beberapa petani di wilayah Blora selatan mengalami gagal panen padi pada musim tanam tahun ini. Selain itu, petani juga mengeluh adanya hama yang menyerang tanaman padi, diantaranya sundep, tikus, keong, wereng dan gulu pedot (patah leher padi). (Tim Liputan : Yokanan)

Bagikan ke:
baca juga:  Angin Puting beliung rusak 70 rumah warga Kota Tegal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *