Grobogan-Inspirasiline.com. Crazy Rich di Grobogan ternyata tidak hanya Joko Suranto asal Jetis Karangrayung yang berhasil membangun jalan Kabupaten dengan dana Rp.2,8 M berasal dari kocek pribadinya, kini muncul lagi Crazy Rich dari Desa Cingkrong Purwodadi bernama H. Suyadi “Suhud”. Tak tanggung-tanggung, H. Suyadi warga desa Cingkrong yang sejak 1976 meninggalkan desanya dan berprofesi sebagai kontraktor di Jakarta dengan merogoh koceknya sendiri berhasil membangun sebuah masjid jami seharga Rp.2,3 M . Masjid tersebut berdiri diatas tanah desa dan selama 2 tahun proses membangunnya dan jadilah masjid tersebut yang diberi nama Masjid jami Sumit Darussalam desa Cingkrong. Masjid sumbangan keluarga H. Suyadi itu diserahkan kepada Pemdes Cingkrong Kec. Purwodadi Kab. Grobogan Jateng dalam acara resmi, pada Kamis (28/7/22) dan sekaligus peresmiannya oleh Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH., MM. Selain Bupati, hadir pula wakil Kemenag Grobogan, Kadispermasdes Haryono, SH, Camat Purwodadi Tondi Sumarjoko, Kapolsek Purwodadi, Kades Cingkrong Jasmi, H. Suyadi Suhud dengan keluarga, serta warga masyarakat setempat.

Usai diserahkan kepada Pemdes, Kades Cingkrong Jasmi mengatakan atas nama warga desa Cingkrong pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih, karena dengan adanya pemberian sumbangsn berupa bangunan masjid ini, menambah aset desa. Untuk itu Jasmi berpesan agar warga desa bisa menjaga dan memelihara bangunan masjid yang cukup megah ini.
Sementara itu Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH., MM dalam sambutannya mengatakan atas nama masyarakat dan Pemkab Grobogan ia merasa senang dan bangga ada seseorang warga desa yang berhasil sukses dalam pekerjaannya kemudian teringat kampung halamannya serta menghibahkan bangunan miliknya berupa masjid jami kepada masyarakat. Kalau di Grobogan ada 10 orang seperti Suyadi ini, niscaya Grobogan akan lebih maju, kata Bupati.

Bupati juga menyinggung saat dirinya menjabat pada periode pertama, meski dalam membangun infrastruktur dengan beaya hutang ratusam milyard dirasakan masih kurang, demikian juga pada periode kedua ini Pemkab hutang sekitar Rp.115 M untuk membangun jalan sekitar 917 kilometer, kayaknya masih kurang untuk membangun infrastruktur daerah terluas no 2 setelah Cilacap ini, katanya. Untuk itu, lanjut Bupati, masih diperlukan partisipasi masyarakat, seperti yang telah dilakukan H. Suyadi kepada warga Cingkrong Purwodadi Grobogan ini.
Usai memberikan sambutan, Bupati Grobogan menyerahkan bantuan bingkisan berupa uang kepada 30 anak yatim setempat.
Terpisah, H. Suyadi “Suhud” (65) menceritakan sejak 1976 dia meninggalkan desa dan merantau di Jakarta bekerja di sebuah proyek dan seiring berjalannya waktu menjadi kontraktor dan berhasil sukses hingga sekarang. Setiap tahun yakni saat pulang kampung untuk menengok makam orang tuanya yang berada tepat dibelakang masjid jami tersebut, dia melihat ada tanah dengannkondisi becek sepeti kolam. Kemudian dia menemui Kades Cingkrong, Jasmi, mohon agar bisa diijinkan membangun masjid di tanah milik desa tersebut. Gayung bersambut, Kades Jasmi menyetujuinya, lantas dibangunlah sebuah masjid dengan bertahap, yang akhirnya jadilah sebuah masjid jami Sumit (Suhud Mimit istrinya dan Mita anaknya) dengan nama Masjid Darussalam Desa Cingkrong Purwodadi Grobogan. (jokowi)
