Sragen-Inspirasiline.com. Program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Sragen disoal. Pasalnya, bantuan RTLH perumahan Rp 20 juta ditengarai banyak penyimpangan dan tidak tepat sasaran. Salah satunya indikasi mengalihkan nama penerima pada orang lain .
Pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Topan RI Agus Triyono menyampaikan perlu pengawasan pada bantuan RTLH di Sragen. Pihaknya menyampaikan ada 1.400 KK yang mendapat bantuan RTLH di sejumlah Kecamatan.
Agus Triyono menyampaikan bantuan tersebut atas aspirasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Menurutnya setiap Kepala Keluarga (KK) mendapat bantuan Rp 20 juta. Hanya saja ada persyaratan tertentu. Seperti rumah harus berpondasi, sehingga ada rumah yang seharusnya mendapatkan bantuan, tapi gagal memenuhi persyaratan tersebut.

”Jika mendapatkan bantuan, rumah harus sudah punya pondasi. Untuk membuat pondasi ini swadaya, ada yang tidak mampu,” Ungkapnya kepada Wartawan Selasa (10/8/2022) kemarin
Pihaknya mendapati satu RTLH yang dipindahkan di Desa Banyurip, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, lantaran pemilik rumah tidak mampu membuat pondasi secara swadaya. Namun penerima baru masih dalam satu desa.
”Contohnya di Banyurip Jenar, ada penerima yang tidak terealisasikan, malah dipindah namakan orang lain. Dari Bejo ke Wastiyo,” Ungkapnya.
Selain itu, pihaknya menekankan bantuan tidak boleh dibelanjakan batu belah. Lantaran pondasi bukan bagian dari item yang dibangun. Selain itu pondasi bagian dari syarat penerima.
”Kami harap bantuan RTLH ini tepat sasaran dan tepat dalam penggunaan anggarannya.
Selain itu, karena sebagian merupakan aspirasi dari DPR RI, pihaknya meminta legislator tersebut turun kelapangan mengecek bantuan yang diberikan. Tidak sekedar membantu, namun tidak mengetahui kondisi di wilayah yang mendapat bantuan.
Terkait informasi tersebut, Kepala Dinas Perumahan Pemukiman, Pertanahan dan Tata Ruang (Disperkimtaru) Kabupaten Sragen Aris Wahyudi akan memeriksa informasi tersebut. Saat dihubungi, dirinya tengah berada di luar kota.
”Saya malah belum mendapatkan info itu, coba besok saya konfirmasi ke Kabid. Ini masih di Solo,” Ungkap Aris Wahyudi melalui pesan singkat. (Sugimin/17)

Hello, Neat post. There’s an issue together with your web site in web explorer, might test this… IE still is the marketplace chief and a good part of other people will leave out your magnificent writing because of this problem.
best online pharmacy india http://indiaph24.store/# cheapest online pharmacy india
india pharmacy mail order