Kak Yuni Berharap Pramuka Menjadi Garda depan Generasi Bangsa Berakhalak Mulia

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Pramuka sebagai gerakan kepanduan di Indonesia telah melahirkan banyak kader Pemimpin bagi Bangsa ini, serta membentuk karakter anggotanya sejak usia dini.

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka disebutkan bahwa pendidikan kepramukaan adalah proses pembentukan kepribadian, kecakapan hidup dan akhlak mulia melalui penghayatan dan pengamalan nilai – nilai kepramukaan.

“Pramuka harus ikut berperan dalam memerangi peredaran narkoba, kenakalan remaja, sampai pernikahan dini. Segala problem anak muda itu, dinilainya bisa dimininalisasi dengan aktif sebagai anggota Pramuka,” Ungkap Bupati Sragen sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kusdinar Untung Yuni Sukowati usai menjadi Inspektur Upacara (Irup) Hari Ulang Tahu (HUT) Pramuka ke-61, di Alun – Alun Sasono Langen Putro Sragen, Senin (15/8/2022).

Selaku Mabicab Gerakan Pramuka Sragen, Kak Yuni meminta Pramuka bisa menjadi garda terdepan dalam mengatasi problem kawula muda di zaman serba digital. Seperti kenakalan remaja, narkoba, hingga pernikahan dini.

Pramuka juga dituntut mampu mencetak generasi penerus yang berbudi luhur, cerdas, dan berakhlak mulia. Menurutnya, pramuka sebagai bagian dari sarana pembentukan karakter bangsa berhasil mendidik generasi muda bangsa.

“Hanya Pramuka yang bisa menjawab tantangan di era digital. Pramuka diharapkan maju dengan anggaran yang cukup dan kegiatan yang positif,” Ungkapnya.

Ketua Kwarcab Pramuka Sragen, Kak Suwardi mengatakan, jumlah anggota Pramuka di Sragen lebih dari 15.000 orang.

Mereka tersebar di berbagai tingkatan, mulai dari Siaga, Panegak, Penggalang, hingga Pramuka Dewasa. Dengan jumlah sebanyak itu, Pramuka memiliki potensi untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan sesuai dengan kompetensinya. Salah satunya melalui kegiatan Pramuka Peduli.

“Pramuka Peduli merupakan gerakan sosial berupa jimpitan beras dan uang saku untuk anggota Pramuka yang kurang mampu. Jimpitan itu berjalan di kwaran masing-masing dan disalurkan di tingkat kwaran. Pramuka juga terlibat dalam bantuan bencana alam. Pembagiannya diserahkan kepada setiap kwaran,” Ungkap Kak Suwardi.

Usai upacara  dilanjutkan dengan atraksi Siswa Taruna Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Sragen yang tergabung dalam Komando Passus Taruna Twosra. (Kopastra). (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *