Wonogiri-Inspirasiline.com. Untuk mengatasi kekurangan air dan kekeringan, Pemerintah Kabupaten Wonogiri berusaha menerapkan berbagai cara, di antaranya membuat waduk ( bendungan ) mengebor sumber dalam goa, sumur bor, dan membuat embung ( bendungan mini.).
Kegiatan tersebut ada yang didanai pemerintah pusat, Provinsi, Kabupaten dan swadaya masarakat secara gotong royong.

Kini Kabupaten Wonogiri memiliki beberapa waduk seperti, Waduk Gajah Mungkur ( WGM ), Krisak, Parang Joho, Dung Uling, Pidekso, Nawangan, dan embung yang berada di beberapa daerah.
Menurut pengamatan awak media inspiradiline.com, Kecamatan Baturetno memiliki beberapa embung, seperti, ” Embung Sendangrejo, Balepanjang, Winong, Waduk Dawe Watuagung .”
Embung tersebut, ada yang dibuat beberapa tahun lalu, ada yang baru dua tahun, dengan situasi dan kapasitas yang berbeda. Kebanyakan embung memanfaatkan air sendang, dengan mata air yang tidak terlalu besar.

Embung tersebut difungsikan untuk mengairi lahan pertanian, perikanan air tawar, dan tempat rekreasi. Dengan adanya beberapa embung, kini masyararakat lingkungan dapat menanam berbagai tanaman seperti, jagung, kedelai, kacang tanah, semangka, melon, kates, sayur – sayuran, sehingga mampu meningkatkan produksi pangan.
Selain untuk irigasi, perikanan air tawar, oleh penduduk setempat embung tersebut difungsikan sebagai rekreasi, dipercantik dengan beberapa gazebo, taman bunga, dan kreasi lain yang berkarakteristik seni, sehingga mampu mengundang pelancong, yang berdampak menambah penghasilan warga daerah setempat. ( Sukamto/19 )
