Grobogan-Inspirasiline.com. Kejaksaan Negeri Grobogan melaksanakan kembali program Jaga Desa di tiga desa di Kec. Pulokulon Kab. Grobogan. Ketiga desa yang menjadi prioritas sasaran pendampingan dan pengawasan pembangunan desa kali ini adalah Desa Mangunrejo, Mlowokarangtalun, dan Sidorejo.
Demikian disampaikan Kasi Intel Kejari Grobogan Frengki Wibowo SG MH kepada media Inspuiasiline.com, Jumat (2/8/22).

Selain petugas Kejari Grobogan, turut hadir perwakilan dari Dispermades Kabupaten Grobogan beserta jajaran yang membidangi, Perwakilan Inspektorat Kabupaten Grobogan, Camat Pulokulon, Kepala Desa Mangunrejo, Kepala Desa Mlowokarangtalun, dan Kepala Desa Sidorejo beserta TPK masing-masing Desa, dengan sasaran pekerjaan yang berupa pembangunan jalan rabat beton dan talud dengan sumber dana dari Bantuan Keuangan APBD Provinsi maupun dari APBN TA. 2022.

Frengki menjelaakan, Desa Mangunrejo Kecamatan Pulokulon di TA. 2022 telah mendapatkan dana Bankeu Prov. Jawa Tengah sebesar total Rp. 400.000.000,- (Empat ratus juta rupiah) untuk pembangunan di 2 (dua) titik lokasi dengan besaran nilai kegiatan yang bervariasi, serta mendapatkan dana APBN TA. 2022 sebesar kurang lebih Rp. 200.000.000,- (Dua ratus juta rupiah) untuk kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) sebanyak 2 (dua) titik lokasi. Sedangkan Desa Mlowokarangtalun Kecamatan Pulokulon telah telah mendapatkan dana Bankeu Prov. Jawa Tengah sebesar total Rp. 800.000.000,- (Delapan ratus juta rupiah) untuk pembangunan di 5 (lima) titik lokasi dengan besaran nilai kegiatan yang bervariasi, serta mendapatkan dana APBN TA. 2022 sebesar kurang lebih Rp. 390.000.000,- (Tiga ratus sembilan puluh juta rupiah) untuk kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) sebanyak 2 (dua) titik lokasi, Kegiatan Sanitasi Desa (SANDES) sebanyak 44 titik lokasi sebesar total Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 7 (tujuh) titik lokasi sebesar total Rp. 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah). Desa Sidorejo Kecamatan Pulokulon telah mendapatkan dana Bankeu Prov. Jawa Tengah sebesar total Rp. 1,2 milyar untuk pembangunan di 6 (enam) titik lokasi dengan besaran nilai kegiatan yang bervariasi, serta mendapatkan dana APBN TA. 2022 sebesar kurang lebih Rp. 400.000.000,- (Empat ratus juta rupiah) untuk kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) sebanyak 2 (dua) titik lokasi, Kegiatan Sanitasi Desa (SANDES) sebanyak 44 titik lokasi sebesar total Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) dan Rumah Tidak layah Huni (RTLH) sebanyak 3 titik lokasi sebesar total Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah).
“Pelaksanaan program jaga desa ini sengaja dilaksanakan di tahun anggaran berjalan dengan tujuan melaksanakan fungsi pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk Desa senantiasa mendapatkan arahan pelaksanaan kegiatan guna dapat meminimalisir permasalahan dan meningkatkan rasa kepercayaan diri Kepala Desa dalam melaksanakan kegiatannya, sehingga program pembangunan desa dalam Pemulihan Ekonomi Nasional dapat tercapai.” ungkap Frengki. ( jokowi)
