Sedang Kerjakan Cor Atap Rumah di Wirosari Grobogan, Pariono Tewas Kesetrum Listrik

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Peristiwa mengenaskan menimpa Pariono (58) warga Crewek Kradenan Kab. Grobogan, pasalnya dia yang akan mengerjakan pengecoran atap rumah lantai 2 ruko milik Agus Prasetyono warga Kedusan Rt 06 Rw 02 Kel.Wirosari Kec. Wirosari Kab. Grobogan tewas lantaran kesetrum listrik pada Jumat (16/9/22) pada pukul 14.30 WIB.

Kapolsek Wirosari AKP Wibowo SH ketika dihubungi per telpon membenarkan kejadian terdebut, Sabtu (17/9/22)

Informasi yang berhasil dihimpun mengatakan korban sedang bekerja pada pembangunan dak/cor pada Ruko PUJI milik Agus Prasetyono dan korban pada saat kejadian sedang mengerjakan persiapan pengecoran yaitu dengan cara merapikan rangkaian besi yang di ikat dengan kawat dan juga memasang kayu papan untuk  persiapan pengecoran bersama sama Sunarto, rekan kerjanya

Pada rumah/ toko PUJI pada lantai 2 yang akan dilakukan pengecoran tersebut melintang/terbentang dari arah barat – ke arah timur berupa kabel listrik induk dengan tegangan tinggi dan jarak kabel induk dengan lantai 2 yang akan dilakukan pengecoran tersebut sekitar 1,5 Meter.

Kemudian secara tiba tiba korban tersebut secara tidak sengaja yaitu pada bagian pipi sebelah kanan menyentuh kabel listrik induk dengan tegangan tinggi yang berakibat terdengar suara ledakan, akibat dari tersengat aliran arus listrik tersebut menjadikan korban terbakar dan terpental jatuh, dan peristiwa tersebut di lihat / diketahui secara langsung oleh Sunarto dengan mengetahui peristiwa tersebut kemudian ia berteriak minta tolong, yang selanjutnya datang pemilik ruko dan beberapa masyarakat sekitar TKP.

Selanjutnya salah satu dari masyarakat memberitahukan ke Polsek Wirosari terkait peristiwa tersebut, selanjutnya datang petugas dari polsek Wirosari untuk melakukan olah TKP namun karena saat itu Aliran listrik pada kabel induk tegangan tinggi masih dalam keadaan menyala selanjutnya berkordinasi dengan petugas PLN untuk mematikan aliran arus listrik tegangan tinggi tersebut .Selanjutnya petugas dari polsek Wirosari bersama sama petugas PLN mendekati korban dan melihat korban dalam keadaan sudah meninggal dunia dan beberapa bagian tubuhnya korban terbakar / melepuh akibat tersengat listrik.

Selanjutnya korban langsung dibawa ke Puskemas Wirosari 1 untuk dilakukan pemeriksaan secara medis, dan berdasarkan keterangan dari dr. Liana Rahmawati selaku dokter jaga yang melakukan pemeriksaan secara medis terhadap korban.

Hasil pemeriksaan korban yang dilakukan secara medis dalam keadaan sudah meninggal dunia oleh Pihak Puskesmas Wirosari I sbb :

a. Tinggi badan korban 168 Cm

b. Luka bakar yang dialami korban 36 % pada bagian kepala tepatnya pada bagian muka.

c. Luka bakar pada bagian kaki kanan dari bagian betis s/d bagian paha dengan panjang 37 Cm dan lebar  11 cm.

d. Luka bakar pada bagian kaki kiri dari bagian betis s/d bagian paha dengan panjang 55 Cm dan lebar  31 cm.

e. Luka bakar pada bagian ujung telapak kaki kanan dengan panjang 5 Cm dan lebar 3 cm.

Dalam penanganan perkaranya tidak ada hambatan ataupun kendala, dan Keluarga Ahli Waris telah menerimakan kejadian tersebut sebagai sebuah musibah dan Takdir kehendak Allah SWT, dan pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan Autopsi dan tidak akan menuntut pihak manapun dikemudian hari sebagaimana surat pernyataan yang telah dibuat.

Kemudian jenasah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (jkwi)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *