30 Pejabat Pengawas mengikuti latihan PKP

NEWS

Sragen-Inspirasiline.vom. 30 Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional di 24 Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) angkatan IV.

Acara diselenggarakan kerjasama antara Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sragen dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah dibuka  Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni di Ruang Sukowati Sekretariat Daerah (Setda) Sragen  Selasa (20/9/2022).

Kepala BKPSDM Kabupaten Sragen Kurniawan Sukowati  dalam laporannya menyebutkan Pelatihan PKP ini  dilaksanakan mulai 10 Agustus – 7 Desember 2022 dengan menggunakan metode distance learning di kompleks Diklat BKPSDM Kabupaten Sragen.

“Tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut untuk mengembangkan kompetensi peserta PKP dalam rangka memenuhi Standar Kopetensi Managerial Struktural Jabatan Pengawas.” Ungkap  Kurniawan Sukowati

Perwakilan BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Andi Suryanto mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi Pemkab Sragen yang luar biasa menyelenggarakan Pelatihan secara mandiri.

Menurutnya, Penyelenggaraan Pelatihan ini merupakan Pelatihan yang sifatnya kerjasama. Pelatihan kemitraan Pengawas merupakan agenda Pelatihan yang terstandard secara Nasional. Maka prosesnya dilakukan  Lembaga yang Terakreditasi.

Penyelenggara dari Kabupaten Sragen menyiapkan sarana prasarana, jadwal, para pengajar dan lainnya. Sementara BPSDMD Provinsi Jawa Tengah selaku Penjamin Mutu/ Quality Insurance.

Proses kelulusan PKP ini tidak ditentukan Instansi Penyelenggara melainkan ditentukan banyak pihak. Proses pengamatan sudah dilakukan sejak awal dilaksanakan Pelatihan. Para mentor pun dilakukan kolaborasi termasuk juga unsur penilaian.

Dalam pelatihan ini terdapat proses sosiometri dimana satu peserta dinilai peserta lainnya. Sehingga pelatihan ini disebut pelatihan yang kolaboratif. Metode yang digunakan pun adalah Blended Learning yaitu mix antara virtual dan classical.

Agenda classical sampai aktualisasi peserta dituntut dapat merancang satu terobosan Inovasi yang disebut experencial learning. Para peserta diminta merancang satu desain inovasi untuk diaktualisasikan dan inline dalam misi-visi Bupati Sragen.

Bupati Sragen  Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam sambutannya menyampaikan, Presiden Jokowi meluncurkan Core Value BERAKHLAK dengan Employer Branding “Bangga Melayani Bangsa” berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

“Kita sebagai Abdi Sipil Negara (ASN) harus to serve the country. Kalian harus bangga. Melayani Bangsa itu adalah komponen yang sangat luar biasa. Kalian diberikan kesempatan menjadi ASN ditengah jutaan orang yang ingin menjadi ASN.” Ungkapnya.

Yuni sapaan akrab Bupati Sragen itu  meminta mulai dari saat ini peserta belajar leadership. Karena regenerasi itu mutlak adanya. Setiap orang mempunyai jiwa leadership. Semua orang mempunyai kesempatan yang sama menjadi seorang leadersip.

Yuni menerangkan dirinya lebih memilih Pemimpin yang melayani. Karena saat ini sulit bagi seorang Pemimpin yang mampu melayani orang yang ada dibawahnya. Pemimpin juga harus memiliki integritas. Tanpa integritas semua tidak akan bisa memberikan pengabdian yang terbaik dan akan memandang sebelah mata kepada orang lain.

“Saya titip Sragen. Pesan saya, pegang amanah yang saya berikan. Jaga Integritas. Jaga Kabupaten Sragen yang kita cintai ini. Selamat belajar dan selamat menjadi Pemimpin yang luar biasa. Saya yakin kalian mampu.” Ungkapnya meyakinkan. ( Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *