Sragen-Inspirasiline.com.
Kegiatan pembinaan dokter kecil dilakukan Petugas Puskesmas melalui sosialisasi PHBS. Khususnya langkah mencuci tangan, terlebih pada masa pandemi Covid- 19. Protokol Kesehatan (Prokes) sangat diharuskan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir.

“Sudah seharusnya kita menanamkan Prokes sejak dini kepada anak-anak SD, salah satunya melalui Pembinaan dokter kecil bagi murid SD dan MI. Dimana program Prokes beserta lintas program seperti UKS, UKGS dan GIZI. Melalui kegiatan tersebut, kami semua berharap penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari menjadi pola hidup masyarakat” Ungkap Kepala Puskesmas Gesi dr.Diany Apriasanti saat menggelar sosialisasi.
“Pembinaan ini diikuti 16 SD dan 1 MI dengan jumlah peserta sebanyak 73 siswa/i” Ungkapnya.
Hadir dalam Pembinaan kemarin Pak Sekretaris Kecamatan (Sekcam), Korwildik Gesi, KUA, Guru UKS se Kecamatan Gesi” Ungkap dr Diany Apriasanti menjelaskan.
Menurut dr Diany Apriasanti, Pembinaan dokter kecil dilakukan dengan tujuan mempersiapkan Generasi Sehat, Cerdas dan Cekatan di bidang Kesehatan.
“Dokter kecil ini diharapkan mampu menjadi contoh teman-temannya. Mereka bisa mempraktekkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini,” Ungkapnya.
Terpisah Sekcam Gesi Hartatmo joko santoso mengatakan, dokter kecil harus mengenal UKS sekaligus mengamalkan baik di Sekolah atau dilingkungan masing- masing, agar lingkungan menjadi sehat, masyarakat juga sehat.
Materi Pencegahan Penyakit menular disampaikan Yuli Armita, SKM.
Menurutnya, Penyakit menular bisa dicegah dengan memperbaiki kondisi kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, cara makan buah dan sayur serta minum air putih.
Petugas dari Puskesmas Gesi Sulastri, SKM menyampaikan, Seperti namanya, dokter kecil bertujuan membantu Unit Kesehatan Sekolah dalam hal pelayanan kesehatan.
“Dokter kecil ini nantinya akan dijadikan kader kesehatan, supaya dapat membantu Sekolah mewujudkan Sekolah yang sehat dan nyaman” Ungkap Sulastri. ( Sugimin/17)
