Ketua Komisi II DPRD Sragen Berencana Sidak Proyek Pasar Nglangon 

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com.  Molornya Pekerjaan Pembangunan Pasar Nglangon, Sragen  menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sragen. Kalangan legislative mendesak agar kesempatan Perpanjangan hingga Pertengahan Desember bisa dimaksimalkan Pemborong.

Ketua Komisi II DPRD Sragen Haryanto menyampaikan, Proyek Pasar Nglangon merupakan Pekerjaan yang dianggarkan Tahun 2022. Setelah dilakukan Perpanjangan Addendum atau waktu Pengerjaan sampai, 16 Desember 2022 nanti harus benar-benar selesai.

Ketua Komisi II DPRD Sragen Haryanto (dok)

”Meski ada faktor X seperti kondisi hujan dan cuaca sulit diprediksi. Tapi dari penyampaian kepala Dinas, 16 Desember 2022 selesai. Termasuk Pembagian Lokasi bagi Pedagang Kios Renteng dan sebagainya. Harus sudah ada kejelasan terakomodir penempatannya,” Ungkapnya Sabtu (26/11/2022)

Perihal diterapkannya Addendum Pekerjaan tersebut, Haryanto mengatakan, Komisi II tidak dilibatkan.

”Secara teknis nggak tahu, baik Anggarannya maupun Keputusan dilakukan Addendum tidak tahu,” Ungkapnya menambahkan.

Haryanto menekankan, ada rencana Sidak pada pekan depan. Langkah Sidak tersebut untuk memastikan agar Pekerjaan itu benar-benar dirampungkan Kontraktor.

”Kami Antisipasi kalau Pekerjaan tidak jadi, Kontraktor lari, Antisipasinya seperti itu,” Ungkapnya

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menilai keterlambatan suatu Pekerjaan Fisik adalah situasi wajar

”Biasa, itu kan Pekerjaan Besar. Kami berikan waktu tambahan. It’s okay nggak ada masalah,” Ungkapnya saat dihubungi Inspirasi melalui phoneselnya

Kebijakan memberi Addendum pada Pekerjaan itu menurutnya tidak masalah. Karena jika bermasalah, tentu Bupati yang menerima risiko paling besar.

”Jangan khawatir, karena paling besar kena risiko Bupati. Kami ambil kebijakan yang aman buat semuanya,” Ungkapnya.

Molornya Proyek Pasar Nglangon membuat sebagian Pedagang malah bersyukur. Lantaran Rencana Relokasi ke Pasar yang baru juga akan molor. Kondisi itu membuat para Pedagang yang pasrah dengan nasibnya, bisa bernapas panjang.

”Kami malah senang dan bersyukur dengan telatnya Pembangunan Pasar Nglangon, karena jadwal Relokasi juga mundur,” ungkap salah seorang Pedagang yang enggan disebut namanya. (Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *