Magelang-Inspirasiline.com. Universitas Muhammadiyah Megelang (UNIMMA) menggelar Seminar Nasional. Penerapan Teknologi Masa Depan Untuk Edukasi dan melaunching Home Learning Indonesia (HLI) di Auditorium UNIMMA, Senin 28 November 2022.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah hadir langsung dan melakukan launching HLI serta mencoba alat Metaverse untuk merasakan suasana 4 dimensi seperti sungguh terjadi di alam nyata.

Kegiatan launching HLI dan Seminar Nasional tentang penggunaan platform digital di UNIMMA dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammad Jawa Tengah, Ketua Pimpinan Daerah Muhammad Kota Magelang dan Kabupaten Magelang, para mahasiswa Fakultas Tehnik UNIMMA, para Kepala Sekolah SD/MI, SMP / MTS, SMA / SMK dari Magelang, Temanggung, Purworejo dan salatiga.
Rektor UNIMMA Lilik Andriyani mengatakan, Launching HLI dengan menggunakan Metaverse sebagai teknologi masa depan merupakan hasil karya Mahasiswa Fakultas Tehnik UNIMMA yang magang kerja di Perusahaan Mitra UNIMMA PT Hayuning Indotex.

“Alumni UNIMMA tersebut kemudian membuat platform terkini untuk melaksanakan program pemerintah yaitu Home Learning di Era Pembelajaran Platform Edukasi Online di Indonesia. Maka kami melaunching platform Metaverse tersebut yang sangat berguna bagi proses belajar mengajar di SD SMP maupun SMA di Indonesia”, ungkap Lilik Andriyani.
Home Learning Indonesia dengan platform Metaverse ini di klaim sebagai yang pertama diluncurkan di Indonesia oleh Hayuning Indotex.
Atas ide kreatif UNIMMA tersebut Ketua PWM Jawa Tengah Tafsir menyampaikan bahwa untuk menerjemahkan isi Al-Quran secara benar dibutuhkan teknologi. Seperti HLI dengan platform Metaverse ini juga merupakan rekayasa teknologi yang sangat bermanfaat bagi pembelajaran di sekolah.

“Jadi tanpa teknologi kita tidak bisa menerjemahkan dan memahami isi Al Qur’an dengan benar. Ini terkait dengan paham Islam berkemajuan, yaitu menggunakan iptek sebagai sarana memahami isi Al Qur’an maupun haditz”, terangnya.
Dikatakan lanjut, dalam pembelajaran di Muhammadiyah, konteknya harus sesuai dengan perkembangan jaman dimana perkembangan jaman tersebut ditandai dengan perkembangan teknologi seperti yang dilaunching saat ini.
HLI diharapkan menjadi salah satu instrumen Iptek dalam memahami nilai-nilai Islami baik secara fiqih maupun kaidah spiritualitas serta aspek irfani. Sehingga menemukan nilai-nilai Islami sesuai perkembangan ruang dan waktu.

“Dengan menerapkan teknologi HLI dan Metaverse ini semoga membawa kemajuan bagi UNIMMA dan mahasiswa nya dapat melakukan pembaharuan teknologi sesuai perkembangan teknologi dunia digital”, tandas Tafsir sebelum melaunching HLI.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhamamdiyah Magelang, Yun Arifatul Fatimah mengatakan, Program Home learning Indonesia dan seminar nasional merupakan bagian penting dari implementasi Tridarma Perguruan Tinggi dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Fakultas Teknik, khususnya Program Studi Teknologi informasi.
“HLI yang saat ini dilaunching merupakan produk inovasi mahasiswa dan dosen Teknologi Informasi yang berkolaborasi dengan industri IT – PT. Hayuning Indotech yaitu Perusahaan international bergerak di bidang industry teknologi block chain dan big data dengan disupport pendanaan dari kemenristek DIKTI melalui program KEDAIREKA , hibah matching fund vokasi 2022”, terangnya.
Dalam Seminar Nasional ini antara lain dibahas tentang Metaverse sebagai teknologi masa depan yang menggambarkan Realitas Virtual yang saat ini sedang ramai dibicarakan publik.
Metaverse adalah istilah yang terbagi menjadi dua bagian, yakni “meta” yang berarti di luar/atas atau melebihi, serta “verse” yang memiliki arti semesta. Kedua kata tersebut berasal dari bahasa Yunani yang akhirnya diartikan sebagai “di luar semesta” atau “melebihi semesta”.
Rektor UNIMMA pun mencoba alat ini dan mengatakan bahwa saya saat ini suasana sedang berada di auditorium. Jadi jika nanti nya diaplikasikan sebagai sarana belajar siswa, maka anak dapat merasakan suasana 3 dimensi seperti di ruang kelas dimana guru sedang memberikan materi pelajaran. (bhp)
