Lagi, Kapal Nelayan Juwana Di Bakar Nelayan Kotabaru, Kalsel

NEWS

Pati-Inspirasiline.com. Sebuah kapal cantrang “KM Mina Pangestu” milik nelayan Juwana, Kabupaten Pati, Selasa siang WITA (20/12), di bakar oleh sejumlah oknum nelayan Kotabaru, Kalimantan Selatan. Lokasi pembakaran persisnya di  sebelah utara perairan Pulau Sambar Gelap, turut Kabupaten Kotabaru, Kalsel.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, karena 16 nelayan crew KM Mina Pangestu terlebih dahulu di evakuasi oleh para pembakar kapal. Namun kerugian nelayan Juwana akibat aksi anarkis tersebut cukup besar.

Belum diketahui secara jelas motif dari aksi pembakaran tersebut. Karena  laporan tertulis Otoritas Polairud Kotabaru, Kalsel, juga tidak menyebutkan hal itu.

Namun dari beberapa kali kejadian serupa, para nelayan di sana protes para nelayan asal beberapa daerah dari Jawa termasuk dari Juwana, Pati, karena nelayan asal Jawa menggunakan alat tangkap atau jaring cantrang yang cara kerjanya identik dengan trawl.

Sehingga dinilai merusak habitat ikan di perairan disana. Mereka nampaknya jengkel sudah beberapa kali diingatkan tetap saja nekat.

Dari laporan tertulis Polairud Kotabaru yang di terima media ini menyebutkan, awalnya KM Mina Pangestu dengan nahkoda Rudi Ananto bersama 15 ABK lainnya di suruh turun oleh seorang ABK kapal penampung.

Setelah semua ABK turun, satu orang naik ke kapal Mina Pangestukemudian menyiramkan bensin kemudian membakar kapal.

Sekitar pukul 17.00 WITA, 16 ABK KM Mina Sejati di evakuasi oleh tim patroli Dit Polairud Polda Sulsel dan Satpolairud Polres Kotabaru ke dermaga Pelindo Kotabaru yang kemudian di tampung di Lanal Kotabaru. Ke – 16 ABK dalam kondisi baik dan sehat.

Kasatpolairud Pati, AKP Daffid Peradhi saat di konfimasi media ini lewat pesan watshapp Rabu (23/12) membenarkan kasus diatas.

baca juga:  BINDA Jateng Gelar Vaksinasi Covid-19 Di Krangganharjo Grobogan, Berikan Syrup, Teh dan Susu

“Saya menerima informasi tersebut dari laporan Satpolairud Kotabaru, pada Selasa malam. Hingga saat ini kami belum tahu kapan crew KM Mina Sejati dipulangkan ke Juwana,” terang Daffid Peradhi. (Yon Daryono)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *