Grobogan-Inspirasiline.com. Kepakan sayap MA Nuril Huda dalam kepramukaan tak diragukan lagi. Penobatan sebagai Gugus Depan (Gudep) Mantap oleh Kwartir Daerah Jawa Tengah pada 2022 yang lalu membawanya semakin berkibar. Tentu bukan hal yang mudah untuk mencapainya, namun gudep 08-059/08-102 yang berpangkalan di MA Nuril Huda bisa membuktikannya. Bahkan atas pencapaiannya itu, kini gudep tersebut semakin dikenal oleh gudep-gudep lain di berbagai wilayah.

Seperti pagi ini, Jum’at (17/2) gudep MA Nuril Huda yang beralamatkan di Desa Tarub Kecamatan Tawangharjo mendapatkan tamu istimewa. Mereka adalah rombongan dari SMA Negeri 1 Jekulo Kabupaten Kudus yang melaksanakan kegiatan studi banding. Kunjungan bertujuan untuk menguatkan gudep yang ada di SMA Negeri 1 Jekulo dalam rangka mencapai tujuan gerakan pramuka di pangkalannya. Rombongan yang berjumlah 16 orang tersebut, terdiri dari pembina dan anggota pramuka penegak dari satuan ambalan Brotoseno dan Larasati. Ketua gugus depan (Kagudep) putri, Sri Mulyati, S.Pd secara langsung memimpin rombongan tersebut. Kemudian dalam sambutannya, ketua rombongan Sri Mulyati menyampaikan keinginannya untuk menimba ilmu kepramukaan di MA Nuril Huda Desa Tarub Kec. Tawangharjo Kab. Grobogan.

Bak gayung bersambut, Kamabigus MA Nuril Huda, H. Muhtarom, S.Ag., M.Si beserta pengurus gudep dan dewan ambalan menyambutnya dengan penuh suka cita. Bahkan dalam sambutannya, Muhtarom menyampaikan gudep yang ada di pangkalannya mempunyai kewajiban dan tanggungjawab moral untuk membagikan pengalaman tersebut kepada siapapun. Hal ini merupakan konsekuensi dari penobatan sebagai Gudep Mantap yang disandangnya.
Kunjungan tersebut kemudian dilanjutkan dengan melihat secara langsung atas cara-cara pengelolaan gudep yang baik. Mukhamad Luthfi Ali, M.Pd selaku pembina satuan ambalan Ki Hadjar Dewantara langsung mengajak rombongan untuk melihat sanggar bakti Pramuka yang dikelolanya.
Luthfi juga memberikan wejangan-wejangan terkait pengelolaan gudep yang baik. “Sebenarnya, untuk menjadikan Gudep Mantap itu sangat mudah, asalkan semua komponen mendukung. Salah satu hal yang perlu disiapkan adalah komitmen dan motivasi dari para pembina gudep. Kemudian selalu konsisten dalam pengerjaan administrasinya,” jelas Luthfi.
Setelah seharian menimba ilmu di MA Nuril Huda, rombongan dari SMA Negeri 1 Jekulo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pengalaman yang telah didapatkannya. Harapannya sinergitas positif dalam kegiatan kepramukaan terus berlangsung dan muaranya anggota pramuka bisa menjadi pionir dalam bermasyarakat. Semoga
. (jkwi/hms kwcb)
