Sragen-Inspirasiline.com. Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen menggandeng 16 pedagang Angkringan (HIK-red) sebagai Duta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kelurahan Gemolong.
Pemilihan Pedagang Angkringan (HIK) yang merupakan warga Kelurahan Gemolong tersebut dalam rangka meningkatkan Efektivitas dan Serapan pembayaran PBB khususnya di Kelurahan Gemolong.
Program yang sudah berlangsung sejak November 2022 lalu itu, merupakan salah satu Inovasi dari Lurah Gemolong, Asna Ridho Fauzan, S.STP.
“Alhamdulillah.. Sejak adanya Pelayanan ini, kurang lebih dalam 1,5 Bulan bisa mendapatkan setoran PBB senilai Rp 86 Juta. Target kami dengan menggandeng berbagai Elemen Masyarakat, nantinya dapat meningkatkan Kesadaran Masyarakat dan membantu mengajak masyarakat untuk taat membayar Pajak, harapan kami dengan adanya Inovasi ini dapat membantu mencapai Target kami yaitu bisa lunas PBB Kelurahan Gemolong,” Ungkap Lurah Gemolong Asna Ridho Fauzan Kamis (16/2/2023).

Asna Ridho Fauzan yang akrab disapa Fauzan mengaku awal mula menciptakan ide tersebut bermula karena sampai dengan saat ini Kelurahan Gemolong belum pernah lunas PBB. Selain Oedagang HIK juga ada 108 Kader Kesehatan yang tersebar di masing-masing Wilayah RT/RW di Kelurahan Gemolong.
“Kalau Kader Kesehatan, bisa membantu kami dengan mengajak masyarakat untuk taat membayar PBB melalui kegiatan di Posyandu, Posbindu, Posyandu Remaja dan Lansia yang dilaksanakan di Wilayah Kelurahan Gemolong. Tapi, untuk pedagang HIK/Angkringan bisa membantu kami mengajak/mengingatkan pembelinya akan pentingnya membayar PBB,” Ungkapnya.
Fauzan mengatakan, Stand Pelayanan keliling dari Kelurahan Gemolong tersebut ditempatkan di Lokasi- Lokasi Strategis bahkan di Angkringan/HIK yang menjadi Duta PBB tersebut.
“Pelayanan Keliling Masyarakat Kelurahan Gemolong atau yang disingkat “ELING MAS LURAH GEMOLONG” tersebut meliputi Eling Administrasi Kependudukan, Eling Bayar PBB dan Eling Berbagi dengan Mas Lurah Gemolong,” Ungkapnya.
Sementara Respon dari Pedagang, Fauzan mengaku mereka sangat antusias dan mendukung. Apalagi Program tersebut Penempatan Pelayanannya juga menyasar di Angkringan/HIK, Otomatis secara Langsung mengundang warga yang ingin mendapatkan Pelayanan untuk sesaat mampir ke Lokasi Angkringan. Bahkan, mereka juga sangat siap menjadi Motor Penggerak PBB Kelurahan Gemolong untuk meningkatkan capaian PBB.
Sebagai bentuk Reward kepada 16 Pedagang Angkringan tersebut, Fauzan menjelaskan akan memberikan bantuan berupa Modal Usaha dan Kegiatan Positip yang dapat membantu Pedagang tersebut meningkatkan Kemampuan Marketingnya.
Dengan adanya Inovasi Pelayanan itu, Fauzan menargetkan serapan PBB Tahun ini bisa Maksimal. Sekaligus dapat memecahkan masalah terkait dengan Pelayanan PBB beberapa waktu lalu di Wilayahnya.
Pasalnya sejak Tahun 2014 – 2022, Fauzan mengaku ada berbagai masalah yang menyebabkan masyarakat kurang berminat membayar PBB. Dikarenakan sempat terjadi masalah dengan Petugas Pemungut PBB.
“Jadi ini merupakan langkah awal untuk memperbaiki Pelayanan kami beberapa waktu yang lalu. Meskipun belum bisa maksimal tapi ini upaya nyata kami mengembalikan semangat warga taat membayar PBB.
“Alhamdulillah sedikit demi sedikit dengan adanya Pelayanan Keliling ini dapat meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Pentingnya membayar PBB, bahkan banyak warga yang ingin menjadi Wajib Pajak baru, ataupun ingin memecah/memecah SPPT yang berarti nantinya akan menambah Pebdapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sragen melalui PBB,” Ungkap Fauzan. ( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
