Sragen-Inspirasiline.com. Maraknya Aksi Tawuran membuat Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati memberi Peringatan kepada Anak Muda di Sragen.
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berpesan kepada Seluruh Pemuda di Bumi Sukowati untuk menjauhi Tawuran dan Perilaku menyimpang. Segala bentuk Kenalakan Remaja harus dihindari oleh pelajar baik di Lingkungan Sekolah maupun di Rumah.
“Saya minta Bapak dan Ibu yang punya Anak Remaja untuk diingatkan selalu Anaknya agar jangan ada yang Ikut-ikutan dan Berani untuk Sok-sok Jagoan apalagi terlibat Tawuran. Karena mereka ini Generasi Penerus Bangsa ini,” Ungkap Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Nur Rohman, Kampung Maron, Nglorog, Sragen, Rabu (29/3/2023) Malam.
Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyoroti Fenomena Tawuran Antar Pelajar yang kerap terjadi belakangan ini, terlebih sudah menyentuh kalangan Pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Bahkan Yuni sapaan akrab Bupati sempat mendapat laporan jika beberapa waktu lalu tepatnya saat malam minggu disepanjang Jalan Raya Sukowati banyak Anak-anak Muda Naik Motor dengan membawa Senjata Tajam kemudian digesekkan ke Aspal.
“Saya dengan Bapak Kapolres bersepakat agar setiap malam ada yang berjaga mengatur Keamanan, Ketertiban Masyarakat khususnya dari Pihak Kepolisian. Karena ternyata Anak-Anak ini membentuk Genk, Kelompok yang Tujuannya hanya mengganggu Kamtibmas,” Lanjutnya.
Jika Masyarakat menemukan Genk Pemuda yang mengganggu Kamtibmas di Kabupaten Sragen, Bupati Yun mengingatkan agar segera Lapor ke Polres atau Polsek terdekat.
Untuk itu Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta agar para Orang Tua bisa Mengawasi dan Mengajarkan Anaknya kegiatan yang Positif. Menurutnya Aksi Tawuran dan Perilaku menyimpang Sangat Membahayakan baik untuk diri sendiri, Orang Tua, Guru maupun Sekolah.
“Hal itu juga merusak masa depan Anak – Anak kita,” Ungkap Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati
Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati juga berencana jika pada Tahun (2023 -red) ini semua Venue Pendukung Olah Raga yang belum lengkap akan dilengkapi.
“Insya Allah tahun depan, Termasuk sarana untuk Balap Motor, Agar Anak – Anak bisa menyalurkan Hobbynya dengan Olah Raga,” Jelasnya.
Dengan begitu, Potensi Atlet yang Berbakat tersebut dapat diarahkan dengan mengikuti Lomba yang sudah Resmi.
“Tidak ada alasan lagi untuk Menguji Keahlian Lewat Balap Liar. Karena sebetulnya, Potensi itu ada. Makanya kami, Pemerintah ingin memberikan Ruang untuk Anak-Anak Muda,” Ungkapnya ( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
