Sragen-Inspirasiline.com. Untuk menciptakan suasana yang Kondusif pada Hari Raya Idul Fitri nanti Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengimbau warganya agar selalu menjaga Keamanan dan Ketertiban bersama.
Imbauan tersebut disampaikanya Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat Tarawih Keliling (Tarling) bersama Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen di Masjid Baiturrohim Desa Purwosuman, Kecamatan Sidoharjo, Kamis (6/4/2023) malam.
Kepada Para Jamaah di Masjid tersebut, Bupati Yuni sapaan akrabnya mengatakan, Jelang Hari Raya Idul Fitri, banyak Warga Sragen yang ada di Perantauan akan Pulang Kampung dan banyak pula Pengunjung Berdatangan ke Bumi Sukowati karena itu Masyarakat diimbau agar senantiasa menciptakan Suasana yang Kondusif.
“Karena akan banyak orang yang akan masuk di Jawa Tengah termasuk Sragen. Di Jawa Tengah, diprediksi sebanyak 4 Juta Orang akan Mudik ke Jateng. Berarti Angka Gangguan Kamtibmas akan bertambah banyak,” Ungkapnya
Gangguan Kamtibmas, lanjutnya seperti Terorisme, Rusuh Antar Kelompok, Gangguan Akibat Knalpot Brong, Petasan dan Miras harus ada Antisipasi dengan baik.
Bupati menyebut sampai Bulan April, Angka Kamtibmas di Kabupaten Sragen sudah mengalami Peningkatan. Dari Angka 40% Naik Menjadi 41%.
“Untuk itu, mari sama – sama kita jaga Sragen Agar selalu Aman, Tentram dan Damai dari segala bentuk kegiatan yang Meresahkan Masyarakat,” Pesannya.
Selain Antisipasi Kamtibmas, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengimbau Masyarakat Sragen dimomen Lebaran Nanti tidak diperbolehkan ada Takbir Keliling, dan Menyalakan Petasan.
“Tidak boleh ada Takbir Keliling, Takbir di Masjid Mawon. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diingkinkan. Tidak boleh ada Mercon / Petasan yang dihidupkan. Walaupun Hari Raya Idul Fitri adalah Hari Kemenangan kita, tapi bukan berarti di Rayakan dengan Petasan dan Mercon,” Lanjutnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
