Puncak Syawalan Di Rembang Meriah

NEWS

Rembang-Inspirasiline.com. Puncak pekan Syawalan di Pantai Kartini Rembang, Sabtu (29/4) berlangsung meriah. Acara pekan Syawalan di buka Bupati H Abdul Hafidz di halaman Kantor Bupati dengan di awali kirab gunungan. Kemudian disambung pentas tari syawalan, pencak silat, thong-thong lek dan seni barongan.

Kirab gunungan dimulai pukul 09.30. Start dari halaman kantor bupati. Dengan membawa  gunungan kupat, lepet, jagung dan terong yang ditandu. Jalan kaki menuju Taman Kartini.

Gunungan ditandu perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Disusul penari syawalan. Lalu Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan istri Haziroh Hafidz serta Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ dan istri Siti Halimatussa’diyah serta Forkompimda.

Usai sambutan Bupati, dilanjutkan makan bareng kupat dan lepet. Disambung pecah kendi oleh istri bupati dan otong pita. Kemudian rombongan meninjau aktivitas dan hiburan di dalam Taman Kartini.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyampaikan dalam  moment syawalan 2023 keinginanya untuk terus meneruskan tradisi sekaligus mengembangkan. Punya nilai sejarah, historis, ekonomi dan sosial.

”Per tanggal 29 April 2023 kunjungan di Kabupaten Rembang mencapai 93 ribu. 4 kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kita asumsikan sekira 110 ribu sampai puncak. Kalau 1 orang bawa 100 ribu sudah Rp 11 miliar. Jika bawa Rp 200 ribu sudah Rp 22 miliar disebar di tempat wisata. Bayangkan dalam tempo seminggu,” ungkapnya

Itulah yang diharapkan tempat-tempat wisata terus dikembangkan. Agar benar-benar wisata memberi kontribusi kepada Pemkab dan masyarakat Rembang. Sehingga juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Rembang.

”Tontonan jaman kecil saya ada. Saya ingin nostalgia dengan menikmati thong setan. Saya paling senang. Saya terinsprasi dari situ sekarang hobi saya ngetrail. Meskipun tua Forkompimda lewat,” guraunya.

baca juga:  2 Gudang Kayu Jati Di Grobogan Terbakar

Sedekah Laut.

Bersamaan dengan pembukaan pekan syawalan di komplek Taman Kartini, warga Desa Tasikagung Rembang Kota Sabtu pagi, juga menggelar acara ritual Sedekah Laut.

Sehingga tak pelak lautan manusia tumplek blek berada di jalan Pantura mulai dari jembatan Karanggeneng hingga bundaran Adipura depan Kantor Bupati.

Sebelum acara puncak berupa larung sesaji kepala sapi ke laut, acara Sedekah Laut di meriahkan dengan karnaval mulai dari pantai Tasikagung-jalan Pantura-bundaran Adipura dan kembali ke Tasiagung. (yon daryono)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *