TMMD Sengkuyung Perdana Di Tahun 2023 Kabupaten Sragen Jatuh Di Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Kodim 0725/Sragen Kembali Menggelar TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I di awal Tahun 2023 ini. TMMD Jatuh di Desa Bukuran Kecamatan Kalijambe. TMMD Sengkuyung Tahap I di Buka Wakil Bupati (Wabup) Sragen H.Suroto di Lapangan Desa Bukuran. Selasa (10/5/2023).

Dalam Upacara Pembukaan TMMD dihadiri Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Dandim 0725/Sragen Letkol (Inf) Yoga Yastinanda,  Wabup H.Suroto, Kapolres Sragen AKBP Pitter Yanottama, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sragen Suparno, Danyon Raider 408/Sbh Letkol (Inf) Alugoro Koedoes, Kasiops Korem Mayor (Inf) Ronaldo Constantine dan tamu undangan lainnya.

andim 0725/Sragen Letkol (Inf) Yoga Yastinanda menunjukan Program Kerja Kepada Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wabup H.Suroto

Wabup Sragen H. Suroto dalam amanatnya mengucapkan Alhamdhulillah, Hari ini Spirit Kegotong-Royongan dan Kebersamaan Kembali Kita Teguhkan dalam Suatu Aksi Nyata Melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA 2023.

Program TMMD Telah Menjadi Bagian dari Cara Merawat dan Mengikat Kebersamaan serta Kegotong Royongan Untuk Mengatasi Persoalan-Persoalan Kebangsaan Kita Hari Ini. Karena Mengatasi Kemiskinan dan Pengangguran, Mewujudkan Daulat Pangan dan Energi, Memenuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat, Memberantas Narkoba, Memperkuat Semangat Nasionalisme dan Patriotisme, Tidak Mungkin Hanya Mengandalkan Peran Pemerintah Pusat Saja, TNI/Polri Saja, atau Pemerintah Daerah Saja. Semua Mesti Bersama-Sama dan Semua Mesti Bersinergi serta Berkolaborasi Bersama Rakyat Untuk Menyelesaikan Berbagai Persoalan Tersebut, Sinergitas dan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah Melalui TMMD Seperti Inilah Menjadi Suatu Kekuatan Luar Biasa Untuk Memajukan Desa, Menggali dan Mendayagunakan Potensi Serta Mengatasi Berbagai Isu/Persoalan Terkini Dengan Solusi.

Wabup Sragen H. Suroto menyerahkan skop kepada Seorang Hansip

Tak Terasa, Kegiatan TMMD atau TNI Manunggal Membangun Desa, Dulu Dikenal dengan Istilah AMD atau ABRI Masuk Desa, Yang Sudah Dilaksanakan Sejak Tahun 1980 dan Sampai Dengan Saat Ini Sudah Berjalan Selama 43 Tahun. Setelah Melalui Berbagai Evaluasi dan Penyempurnaan Maka Program TMMD Semakin Kontributif Memberikan Manfaat Positif Bagi Masyarakat. Saat ini Program TMMD Menjadi Program Lintas Sektoral Kementerian/LPNK, Polri dan Pemerintah Daerah Serta Segenap Lapisan Masyarakat.

Sasaran TMMD Sengkuyung I Tahun 2023 Terdapat Beberapa Kegiatan Yaitu :

Cor Jalan Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe Sepanjang 675 x 2,5 x 0,12 Meter, RTLH 6 Unit, Jamban 8 Unit, Sedangkan Kegiatan Non Fisik Berupa Sosialisasi Prokes Covid 19, Sosialisasi Pencegahan Stunting, Sosialisasi Posyandu dan Pos Bindu, Wasbang, Binkamtibmas, Penyuluhan Pertanian dan Peternakan.

Dandim 0725/Sragen Letkol (Inf) Yoga Yastinanda menyerahkan bantuan kepada salah satu warga Desa Bukuran

Terima Kasih Yang Sebesar-Besarnya Kepada : UPT-PK, PDAM, PMI, Baznas, Bank Jateng, Bank BRI, Bank Woori Saudara, BPR BKK Karangmalang, BPR Djoko Tingkir, BPRS Sukowati dan Bengkel Terpadu Kabupaten Sragen Serta Semua Pihak dan Elemen Masyarakat Terutama TNI Yang Telah Membantu Secara Moril dan Materiil, Karena Berkat Kerja Keras dan Kesungguhan dari Semua Unsur, Dengan Harapan Kegiatan TMMD Dapat Terselenggara Dengan Aman dan Lancar Sesuai Dengan Rencana.

Program TMMD Menggunakan Sistem “BOTTOM UP PLANNING” Yaitu : Proses Perumusan Pembangunan Yang Dilakukan Secara Berjenjang Dari Level Desa Hingga Kabupaten/Kota, Yang Memenuhi Aspek Kesejahteraan Masyarakat dan Bermanfaat Untuk Pertahanan Negara. TMMD Selama ini Telah Membantu Pemerintah Daerah Dalam Akselerasi Pembangunan Yang Akan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Kegiatan Fisik Maupun Sasaran Non Fisik Guna Memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat dalam Rangka Menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang Yang Tangguh Terutama Untuk Mengurangi Kemiskinan dan Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Jawa Tengah.

TMMD Ini Telah Mempercepat Pembangunan Desa Terutama Untuk Daerah Tertinggal, Terpencil/Terisolir, Perbatasan, Pulau-Pulau Kecil Terdepan, Kumuh Perkotaan Yang Belum Tersentuh Oleh Pembangunan dan Daerah Yang Terkena Dampak Bencana Alam. Hasil Pekerjaan Fisik dan Non Fisik TMMD Tentunya Telah Banyak Memberikan Dampak Positif Bagi Kemajuan Jawa Tengah.

Melalui TMMD Ini, Mari Kita Gelorakan Lagi Semangat Kolektifitas, Kerja-Kerja Kolosal Serta Persatuan dan Kesatuan Seluruh Elemen Masyarakat Yang Ada. Mari Kita Bangun Sarana Prasarana, Fasilitas Umum dan Sosial Yang Menjadi Kebutuhan Dasar Masyarakat Desa. Saya Juga Ingin Mengingatkan, Bahwa Di Tengah Wabah Virus Corona Yang Melanda Ini, Kewaspadaan Perlu Dilakukan, Tapi Jangan Terus Khawatir Berlebihan. Ayo Budayakan Hidup Bersih dan Sehat.

Saya Juga Berharap, TMMD Kali Ini Bisa Disisipkan Aneka Program Yang Menggugah Ke-Indonesia-an Kita, Wawasan Kebangsaan dan Nilai-Nilai Nasionalisme. Ini Penting Mengingat Maraknya Hoaks, Perundungan (Bullying-red) dan Ujaran Kebencian Yang Muncul Di Tengah Kehidupan Kita dan Berpotensi Memecah Belah Bangsa. Di Tengah Revolusi Industri 4.0, Mari Kita Berdayakan, Edukasi Masyarakat Pentingnya Literasi Digital, Agar Bijak Bermedsos, Saring Sebelum Sharing. Mari Kita Sadarkan Masyarakat Tentang Arti Penting Persatuan dan Kesatuan Bangsa Demi Indonesia Jaya. Dwitunggal TNI-Rakyat Melalui TMMD, Saatnya Kita Lanjutkan Karya Bhakti dan Pengabdian Pada Ibu Pertiwi. Bersama Kita Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan Di Negeri Ini.

Menurut Dandim 0725/Sragen Letkol (Inf) Yoga Yastinanda, TMMD Merupakan Program TNI Untuk Membantu Pemerintah Daerah Guna Mempercepat Akselerasi Di Daerah Terpencil Agar Setara Dengan Desa Lainnya Serta Memelihara dan Meningkatkan Gotong Royong Serta Kemanunggalan TNI – Rakyat.

“TMMD Akan Dilaksanakan Selama 30 Hari Kedepan Terhitung Mulai Pembukaan Hari Ini dan Rencana Ditutup Pada Tanggal,8 Juni 2023, Saya Berharap Seluruh Pekerjaan Selesai Pada Waktu Yang Telah Ditentukan” Ungkap Dandim 0725/Sragen Letkol (Inf) Yoga Yastinanda

Selesai Upacara Dilanjutkan Dengan Penyerahan Secara Simbolis Penerima Bantuan  RTLH dan Jamban Sehat oleh Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Dandim 0725/Sragen Letkol (Inf) Yoga Yastinanda. ( Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *