Wonosobo-Inspirasiline.com. Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Wonosobo periode Muktamar ke 48 diawali dengan penampilan lagu lagu Islami dari SD Muh Sudah aran Wonosobo dan SD MBF Al Adzkiya, tarian, paduan suara kolaborasi 2 SD Muhammadiyah.
Kegiatan Muscab tersebut mengangkat tema menggembirakan Dakwah Islam, memajukan dan mencerahkan Wonosobo yang akan menjadi roh pembahasan program dalam Musyawarah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonosobo Jawa Tengah di SD Al Adzkiya Wonosobo, Sabtu 1 Juli 2023.

Ketua PCM Wonosobo Tri Martanto, mengatakan, Muscab PCM Wonosobo dilaksanakan mengacu pada program Renstra 5 Tahunan Tahab ke 4 disertai pengembangan sesuai situasi dan kondisi yang dihadapi untuk 5 tahun kedepan.
Program-program Muhammadiyah selama ini telah dilaksanakan dengan baik, diantaranya meliputi bidang Tabligh, Dikdasmen, Pendidikan Kader, Pelayanan Sosial, Ekonomi, Zakat Infaq dan Sedekah, Wakaf dan Kehartabendaan serta Pustaka dan Informasi.

Semua dilakukan dengan komitmen memajukan dan mencerahkan Wonosobo dan kegiatan tersebut dilakukan oleh PCM Wonosobo sebagai bentuk ibadah.
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah Jumari memberikan apresiasi bahwa Muscab PCM Wonosobo merupakan Muscab PCM yang pertama kali dilaksanakan di periode Muktamar ke 48.
Jumari menyampaikan pengurus Muhammadiyah harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat sekitarnya untuk hidup sederhana sesuai kemampuan yang dimilikinya, bukan hidup mewah yang semestinya melebihi dari kemampuannya. Maka ketika menjadi pengurus Muhammadiyah harus menjadi teladan dan tidak terjerumus maksiat serta hal hal yang diluar kemampuannya sehingga memicu perbuatan menyimpang.

Muscab PCM Wonosobo melaksanakan agenda pokok yaitu laporan pertanggungjawaban periode 5 tahun yang lalu, penyusunan program 5 tahun kedepan dan reorganisasi pengurus dengan cara e- voting.
Muscab Aisyiyah Wonosobo dilaksanakan di ruang berbeda dengan agenda kegiatan yang sama, namun bertema beda yaitu Perempuan Berkemajuan Mencerahkan Peradaban Bangsa.
Danang, peserta Muscab menanggapi permasalahan aset aset Muhamadiyah di PCM Wonosobo yang belum terdata secara keseluruhan. Karena itu menjadi tugas pengurus mendatang untuk melengkapi pendataan aset seperti masjid, tanah milik Muhamadiyah dan amal usaha pendidikan.
Sedangkan Ayu pemilih pemula menyampaikan bangga atas kesigapan PCM Wonosobo melaksanakan Musda yang pertama di Jawa Tengah.
“Saya tentu akan memilih calon pengurus yang memiliki jiwa relawan, bersemangat memajukan Wonosobo dan memiliki integritas tinggi”, pungkas Ayu.
Ikut hadir dalam acara pembukaan Muscab PCM Wonosobo yaitu Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Ketua PDM Wonosobo, para Ketua PCM sekitar Kecamatan Wonosobo, Ketua PD Aisyiyah Wonosobo, Camat Wonosobo beserta unsur Forkompimcam, Kokam, para kepala desa dan jajaran PC Aisyiyah Wonosobo serta peserta Musda. (Willis/bhp)
