Menteri PANRB : Digitalisasi Akan Memggantikan Posisi Para Pensiunan

NEWS

Tegal-Inspirasiline.com. Menteri PANRB Azwar Anas.memgatakan saat ini kementeriannya tengah fokus terhadap penyelesaian tenaga kesehatan dan guru. Tapi sayangnya masih banyak daerah belum mengajukan formasi termasuk untuk penyelesaian PPPK.

“Kita punya transformasi tahun ini khusus fresh graduate untuk tenaga talenta digital, karena seiring dengan arahan Bapak Presiden, digitalisasi ini banyak membutuhkan talenta-talenta yang memang punya kemampuan khusus terkait dengan ini. Oleh karena itu, tahun ini ada rekrutmen PNS untuk talenta digital yang untuk fresh graduate,” tutur Azwar Anas.

Hal itu disampaikan pada saat rapat kordonasi persiapan pengadaan ASN tahun 2023 di Puri Agung Haal Grand Zahid Hotel Jaya Kamis (3/8) 2023

Azwar Anas mengatakan, kebijakan pemenuhan ASN tahun 2023- 2030 sudah dipatok mana yang positif growth dan mana yang negatif growth, karena tidak mungkin semuanya tumbuh untuk rekrutmen ASN

“Harapan kami dari pemerintah pusat, yang pensiun tidak seluruhnya harus diisi karena sudah digantikan dengan digital,” pungkas Azwar Anas

Dalam acara rapat persiapan pengadaan pegawai PPPK tahun 2023 yang diikuti sejumlah daerah baik kota maupun propinsi di Indonesia, Kota Tegal mendapat Kuota sebanyak 183 formasi untuk pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun 2023,

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Tegal Slamet Wahyono, hal itu sesuai Surat Keputusan (SK) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (PANRB) tentang penetapan kebutuhan ASN di Pemerintah Kota Tegal

Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono didampingi oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono serta Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Tegal, Slamet Wahyono.

Sebelumnya Kepala BKPPD Kota Tegal, telah mengusulkan kuota sebanyak 183 formasi dengan rincian 89 untuk formasi guru dan 94 formasi tenaga kesehatan.

“Nanti untuk formasi 2023 pelaksanaanya kami masih menunggu petunjuk teknisnya, apakah nanti seperti di tahun 2023 atau aturan baru di tahun 2024, kami masih menunggu petunjuk pelaksanaan termasuk teknisnya dan regulasinya apa ada formasi lagi atau tidak,” ujar Slamet Wahyono.

Selanjutnya Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, kepada awak media menyampaikan bahwa saat ini jumlah ASN sebanyak 4,2 juta per 1 Agustus 2023, terdiri dari 88% PNS dan 12% Non ASN.

Azwar Anas juga.memyampaikan bahwa kebijakan pemenuhan ASN tahun 2023- 2030 sudah dipatok mana yang positif growth dan mana yang negatif growth, karena tidak mungkin semuanya tumbuh untuk rekrutmen ASN

“Harapan kami dari pemerintah pusat, yang pensiun tidak seluruhnya harus diisi karena sudah digantikan dengan digital,” pungkas Azwar Anas. (Biet)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *