Enam Desa di Rembang Minta Droping Air Bersih

NEWS

Rembang-Inspirasiline.com. Memasuki akhir Agustus, kekeringan di Rembang Malin meluas. Jika pekan lalu baru tiga desa minta droping air bersih, kini enam desa juga mengalami hal yang sama.

Data di Badan  Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang menyebutkan, enam desa yang membutuhkan pasokan air adalah Desa Sanetan Kecamatan Sluke, Desa Waru Gunung dan Desa Kedung, Kecamatan Pancur, Desa Sendangasri Kecamatan Lasem, Desa Pranti, Kecamatan Sulang, dan Desa Wiroto Kecamatan Kaliori.

Kepala BPBD Kabupaten Rembang, Sri Jarwati mengatakan, keenam desa tersebut telah mengajukan droping air bersih ke BPBD. Jumlah ini diperkirakan akan semakin meningkat seiring dengan datangnya puncak kemarau di Kabupaten Rembang.

“Sampai saat ini permintaan droping air sudah ada enam desa. Ini siaga kekeringan. Diprediksi Agustus – September merupakan puncak musim kemarau,” jelasnya.

Jarwati menambahkan, pihaknya saat ini siaga dampak kekeringan. Prediksi BMKG puncak musim kemarau di Kabupaten Rembang terjadi pada bulan Agustus hingga September.

Tahun ini BPBD Kabupaten Rembang menyiapkan anggaran sekira Rp35 juta untuk memasok air bersih.

“Diperkirakan dana tersebut mampu mengcover 140 tangki air bersih untuk desa-desa yang membutuhkan. Sejauh ini BPBD Rembang sudah mendistribusikan air bersih kepada warga sebanyak 25 tangki,” pungkas Sri Jarwati. (yon).

Bagikan ke:
baca juga:  Kompak, Dandim-Kapolres Blora Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *