Sragen-Inspirasiline.com. Badan Statistik Kabupaten Sragen Melakukan Rilis Data Sensus Pertanian 2023 Tahap I yang dilaksanakan di Hotel Front One Sragen Selasa (12/12/2023).
Sensus Pertanian Sangatlah Penting karena dengan Sensus ini Dapat Menyediakan Data Struktur Pertanian yang digunakan sebagai Tolak Ukur Statistik Pertanian.
Hal itu diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Sragen H. Suroto yang juga Membuka Secara Resmi Kegiatan Rilis Data Sensus Pertanian 2023.

“Dengan Terlaksananya Sensus Pertanian Tahun 2023 Ke-7 Rahun 2023 ini Diharapkan dapat Menyajikan Data yang benar-benar Valid dan Akurat, Menghasilkan Data-Data yang terbaru sebagai Basis Data untuk berbagai Kebutuhan Pemerintah maupun Swasta.”Ungkap Wabup Sragen H.Suroto
H.Suroto Menambahkan Data-Data tersebut agar dapat disebarluaskan dan mudah diakses untuk menentukan Kebijakan Pembangunan Sektor Pertanian di masa yang akan datang.
“Kabupaten Sragen sebagian Besar Penduduknya (Hampir 55%) Bekerja di Sektor Pertanian. Ada yang Menjadi Pemilik maupun Penggarap, Buruh Tani, serta Berprofesi di Sektor Jasa Pertanian. Sebagai Pendukung utama Ketahanan Pangan Nasional, Sektor Pertanian telah Teruji Selama Pandemi Covid-19 dapat Bertahan dan Mengalami Peningkatan daripada Sektor lain.” Jelasnya.
Di kabupaten Sragen Sebagian Besar Petani yang Bergerak di Subsektor Tanaman Pangan Rata-Rata telah berusia lanjut. Anak Muda lebih Tertarik di Sub Sektor Hortikultura (Buah dan Sayuran).
Pemerintah telah berupaya memberikan banyak bantuan dalam Bidang Pertanian Khususnya pada Komoditas Tanaman Pangan. Dengan Mekanisasi Diharapkan Petani Milenial Tertarik Terjun di Komoditas Tanaman Pangan.
Usaha Peternakan Ayam (Petelur maupun Daging) dengan Skala Kecil maupun besar kini Tumbuh dan banyak di Jumpai di Kabupaten Sragen. Ada pula Usaha Penggemukan Sapi, Peternakan Kambing dan Domba, sampai Perikanan Khususnya Budidaya Ikan di Karamba Jaring Apung maupun Kolam.
“Subsektor Peternakan dan Perikanan diharapkan mampu menjadi Pengungkit Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Sragen dan mampu menyerap Tenaga Kerja sehingga Angka Kemiskinan dapat berkurang.” Ungkapnya.
Kepala BPS Kabupaten Sragen Cahyo Kristiyono Menyampaikan bahwa Rilis Data di Kabupaten Sragen dilakukan dalam Dua Tahap. Tahap Pertama dilaksanakan saat ini dan Kedua akan dilakukan Tahun 2024 dengan Hasil Yang Lebih Detil.
Menurutnya, Sensus Kali merupakan Sensus Pertanian yang Ke-7 yang dilaksanakan BPS Sejak Pertama Kali di Tahun 1963. Rilis Data Sensus Pertanian 2023 (ST2023) Bertujuan untuk Menyebarluaskan Data Hasil Sensus Pertanian 2023 Khususnya di Kabupaten Sragen agar Bisa Terjangkau oleh Pengguna Data.
“Hasil Sensus Pertanian 2023 menunjukkan bahwa Perkembangan Jumlah Unit Pertanian di Kabupaten Sragen Mengalami Penurunan dalam Rentang Waktu 2013 – 2023. Dari 166.105 Unit Pertanian Perorangan (UTP) menjadi 142. 434 Unit (14,25%).” Jelasnya.
Selanjutnya Jumlah Pertanian Berbadan Hukum (UPB) juga Mengalami Penurunan dari Dua Unit menjadi Satu Unit. Jumlah Usaha Pertanian Lainnya (UTL) Mengalami Peningkatan dari 4 Unit (2013) Naik menjadi 53 Unit.
Di Setiap Sub Sektor Didominasi oleh Usaha Pertanian Kemudian Sub Sektor Hortikultura dan peternakan. Jumlah Sebaran Usaha Pertanian Perorangan (UTP) di Kabupaten Sragen yang paling banyak terdapat di Kecamatan Tanon Kemudian Kecamatan Plupuh, Kecamatan Sumberlawang, Kecamatan Mondokan dan Kecamatan Kalijambe.
Kemudian Jumlah sebaran Urban Farming di Kabupaten Sragen terbanyak di Kecamatan Plupuh. Adapula Klasifikasi Petani berdasarkan Umur yaitu Generasi X Usia 43 – 58 Tahun (Lahir pada Tahun 1965-1980) mendominasi (40,35%).
Sementara Generasi Milenial Perkiraan Berusia 27-42 Tahun sebanyak 16,73 % yang mengindikasikan Ketertarikan Generasi Muda terhadap Sektor Pertanian semakin Kecil.
“Situasi saat ini masuk pada Teknologi Informasi sehingga Peminatan Generasi Muda Kepada Sektor Pertanian semakin menurun. Disisi lain Pengaruh Income yang dihasilkan sehingga banyak Generasi Muda yang beralih Profesi.”Imbuhnya. ( Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
