Kunjungi Petani Di Blora, Ganjar Janjikan Tambah Subsidi Pupuk hingga Pemutihan KUR

NEWS

Blora-Inspirasiline.com, Calon Presiden (Capres) nomor urut 03, Ganjar Pranowo mengunjungi petani di Dukuh Bladeg, Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (4/1/2024). Kunjungan ini dalam rangka lanjutan safarinya di Jawa Tengah.

Mantan Gubernur Jateng tersebut memantau secara langsung beberapa lahan persawahan milik warga dan turut serta menyebar pupuk bersama petani di lokasi.

Dalam kunjungannya tersebut, Ganjar juga menyempatkan diri berdialog untuk mendengar keluh kesah dan menyerap aspirasi warga. Diantaranya soal pupuk, Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga penerimaan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Berdasarkan di lokasi, warga tampak antusias menyampaikan secara langsung persoalan yang dihadapi.

Wagiman, salah satu warga yang berkesempatan menyampaikan keluhannya secara langsung mengatakan, bahwa dirinya telah beberapa bulan menunggak cicilan KUR di salah satu Bank plat merah, hingga didatangi oleh pihak Bank dan rumahnya terancam disegel.

“Saya pinjam 11 juta untuk melunasi hutang dari saudara dan untuk biaya hidup. Karena ini kemarau panjang dan belum ada hujan yang bisa membasahi tanah, jadi bibit padi yang disebar mati semua,” keluhnya, di lokasi acara.

Seorang perempuan paruh baya, Sarti, mengeluhkan jika dirinya belum pernah mendapatkan bantuan. Padahal, dalam penyalurannya, justru banyak warga yang seharusnya tidak mendapat bantuan karena sudah mampu, namun masih mendapatkan bantuan.

“Saya ini sudah tua, tapi nggak dapat bantuan apa-apa. Yang sugih-sugih (kaya, red) justru dapat,” geramnya.

Sementara itu, Narti, menyampaikan bahwa persoalan yang saat ini sedang dihadapi, juga merupakan permasalahan sebagian besar petani di Blora adalah hama. Narti berharap, agar hal ini dapat menjadi perhatian pemerintah, dengan diadakannya penyuluhan-penyuluhan terhadap petani agar dapat meningkatkan kualitas dan hasil panen.

Berbeda dengan Wagiman yang meminjam KUR untuk kebutuhan konsumtif, salah satu warga Desa Kutukan yang lainnya, Lilik mengaku memiliki hutang KUR sebesar Rp 50 juta untuk usaha kayu. Namun, sudah 3 bulan terakhir angsurannya tersendat. Ia berharap, Capres asal Semarang tersebut dapat memberikan solusinya.

Duduk berbaur secara lesehan santai dengan masyarakat yang hadir pada acara tersebut, Ganjar langsung menjawab keluhan-keluhan yang telah disampaikan warga kepadanya.

Saya akan meminta Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud untuk berbicara dengan pihak Bank. Karena ini KUR untuk konsumsi, kemungkinan penjadwalan ulang kreditnya. Nanti kita bantu ya,” ucapnya atas pertanyaan Wagiman.

Dalam beberapa kali kampanye di hadapan petani, termasuk di Blora siang tadi, Ganjar menjanjikan pemutihan utang. Dia mengaku telah berhitung dan memperkirakan angka utang KUR petani tak lebih dari Rp600 miliar.

“Saya sudah menghitung, utang KUR khusus petani yang macet itu ada sekitar Rp 600 M. Nanti Tim saya akan menilai, jika kemacetan disebabkan oleh situasi yang hari ini ada, apakah nanti Covid, apakah cuaca atau bencana, saya hapuskan,” tegasnya.

Bukan hanya petani, pemutihan juga akan dilakukan terhadap kelompok nelayan. Namun, Ganjar tetap akan selektif untuk memberikan pemutihan. Program itu akan menyasar para petani yang mengalami gangguan seperti hama, bencana, maupun cuaca.

“Hiya kalau pinjam untuk konsumtif, yo ra iso (ya tidak bisa),” tegasnya.

Kemudian, untuk masalah penyuluhan, Ganjar meminta petani mengkomunikasikan kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) kelompok tani setempat.

Ia juga meminta agar pupuk bersubsidi bisa disalurkan kepada yang berhak menerima, yakni pemilik lahan pertanian dengan luas maksimum 2 hektare. Jika lebih dari itu, maka petani diharuskan membeli pupuk non subsidi.

“Disamping itu, penggunaannya juga harus berimbang. Ada pemakaian obat juga dan pupuk organik. Beras itu semakin organik semakin mahal,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia berjanji, jika terpilih pada Pilpres Februari mendatang, dirinya akan menambah kuota subsidi pupuk. Karena menurutnya, salah satu faktor penyebab kondisi panen menurun adalah kekurangan pupuk.

“Mau pakai kartu tani, mau pakai KTP, kalau subsidinya nggak ditambah, ya tetap saja tidak bisa memenuhi kebutuhan,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan konsolidasi bersama tim relawan Ganjar-Mahfud di Jalan Mr Iskandar Blora. Acara yang dilakukan secara tertutup tersebut dihadiri oleh Tri Yuli Setyowati, Edi Wuryanto, HM Dasum, beserta tokoh-tokoh partai pengusung Capres nomor urut 03.

Dalam wawancara usai kegiatan tersebut, Ganjar menyebut bahwa, “Kami harus menjaga rumah sendiri,” ucapnya.

Ucapnya itu terkait dengan pasangan calon (Paslon) lainnya yang mulai gencar berkampanye di wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur, yang mana Jateng merupakan kandang partai berlogo Banteng tersebut.

“Kita harus menjaga rumah kita sendiri. Karena kita melihat paslon lain yang akan konsentrasi juga di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat. Maka kebetulan saya sudah lama tidak ke Jawa Tengah maka saya bilang, ‘oke saya akan keliling’,” terangnya di kediaman mbah Singgih Hartono, sekaligus sebagai posko relawan Ganjar-Mahfud. (Tim Liputan Prokompim Blora – Yokanan)

Bagikan ke:

3 thoughts on “Kunjungi Petani Di Blora, Ganjar Janjikan Tambah Subsidi Pupuk hingga Pemutihan KUR

  1. Just wish to say your article is as surprising The clearness in your post is just cool and i could assume youre an expert on this subject Fine with your permission allow me to grab your RSS feed to keep updated with forthcoming post Thanks a million and please keep up the enjoyable work

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *