Lantik Tiga Kepala Desa PAW, Bupati Sragen Ingatkan Transparansi Dan Akuntabilitas

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati Melantik Tiga Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Yakni : Kepala Desa Pungsari Kecamatan Plupuh Suparmin, Kepala Desa Jati Kecamatan Masaran Sudarmono dan Kepala Desa Toyogo Kecamatan Sambungmacan Suraji Yang Digelar Di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen Jumat (8/3 /2024).

“Alhamdullilah Pelantikan PAW Ini Adalah Pelantikan Yang Ketiga Kalinya Dari Tahun 2023 Lalu Sampai Sekarang 2024. Banyak Cerita Dibalik Pemilihan Kepala Desa PAW. Ternyata Sangat Seru Melebihi Pemilihan Kepala Desa Yang Biasa.” Ungkap Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Dalam Kesempatan Itu Bupati Menekankan Beberapa Hal Penting Di Hadapan Kepala Desa PAW yang telah Selesai Dilantik.

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Menjelaskan Bahwa Tidak Ada Perbedaan Kewenangan Maupun Perbedaan Hak Dan Kewajiban Antara Kepala Desa PAW Maupun Kepala Desa Yang Dilantik Decara Reguler.

Seperti Kepala Desa Toyogo Suraji, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Menyebutkan Dahulu Suraji Adalah Seorang Bankir Direktur Bank Joko Tingkir Sehingga Memiliki Banyak Pengalaman Sebagai Seorang Pemimpin Dengan Tupoksi Yang Berbeda Namun Memiliki Tanggung Jawab Yang Sama Berat.

“Belajar Dan Belajar Itu Perlu Walaupun Sudah S3. Saya Mohon Kepada Pak Suraji Di Masa Tugas Ini Untuk Segera Bisa Menyesuaikan Diri Dan Bersinergi Dengan Pemerintah Kecamatan Maupun Pemerintah Kabupaten Sragen.”

Selanjutnya Bagi Kepala Desa Jati, Sudarmono yang Sebelumnya Menjabat Sebagai Sekretaris Desa (Sekdes), Bupati Pernah Menanyakan Lebih Banyak Berat Tanggung Jawab Sekdes Atau Kepala Desa. Bupati-pun Menjawab Penuh Kesadaran Jika Tanggung Jawab Kepala Desa Lebih Berat Dibandingkan Sekdes yang dikenal dengan Sebutan Carik.

“Yang Pertama Yang Harus Dilakukan Adalah Merangkul Semua Pihak Agar Desa Jati Tetap Dalam Kondisi Kondusif, Aman, Tentram, Ayem Dan Saya Yakin Desa Jati Bisa Menjadi Desa Yang Baik Dengan Pengalaman Pak Sudarmono Sebagai Carik.”Jelasnya.

baca juga:  Pengajian Hingga Gelaran Musik Akan Ramaikan Malam Pergantian Tahun 2023 di Alun-Alun Sasono Langen Putro Sragen

Orang Nomor Satu Di Kabupaten Sragen Itu Juga Memberikan Pesan Agar Ketiga Kepala Desa PAW Dapat Bekerja Sesuai Dengan Tupoksinya Dan Berhati-Hati Dalam Bekerja.

“Sekarang menjadi Kepala Desa Sudah Berbeda. Saya Tidak Ingin Ada Kepala Desa Yang Berjanji Dengan Aparat Penegak Hukum (APH). Saya Ingin Kepala Desa Bekerja Tidak Macam-Macam. Transparansi, Akuntabilitas Dan Kepercayaan Masyarakat Yang Diberikan Tidak Boleh Disalahgunakan. Pelajaran Seperti Kepala Desa Pungsari Yang Sebelum Pak Parmin Diulangi Jangan Kembali.” Tegas Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati

Dengan Kejadian Kasus Hukum Tersebut, Bupati Berharap Seluruh Kepala Desa Agar Belajar Banyak Dari Kejadian Desa Pungsari Dan Kedepannya Para Kepala Desa Dapat Menyelesaikan Tugas Dengan Baik Dan Menjalankan Amanah Dari Rakyat.

Ditambahkannya Pilkades PAW Dilakukan Ketika Kepala Desa Yang Menjabat Berhenti Atau Sebelum Masa Jabatannya Dan Sisa Masa Jabatannya Lebih Dari Satu Tahun. Namun Apabila Peraturan Disetujui Para Kepala Desa Ini Akan Bertugas Sampai Dengan Tahun 2027.

“Jika Belum Ada Kepastian Hukum, Maka Para Kepala Desa Akan Bertugas Sampai Dengan Bulan Desember Tahun 2025. Saya Yakin Pemerintah Akan Memberikan Keputusan Agar Kondusivitas Tetap Terjaga. Saya Ucapkan Selamat Mengemban Amanah Dengan Sepenuh Hati.”Imbuh Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati ( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

1 thought on “Lantik Tiga Kepala Desa PAW, Bupati Sragen Ingatkan Transparansi Dan Akuntabilitas

  1. naturally like your web site however you need to take a look at the spelling on several of your posts. A number of them are rife with spelling problems and I find it very bothersome to tell the truth on the other hand I will surely come again again.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *