Bupati Sragen Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Bupati Sragen dr. Kusidnar Untung Yuni Sukowati Menyampaikan Pengantar Rancangan Peraturan Daerah  Kabupaten Sragen tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja  Daerah Kabupaten Sragen Tahun Anggaran 2023, Rabu (29/5/2024) Di Ruang Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sragen.

Yuni Sapaan Akrabnya Menerangkan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sragen Tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja  Daerah Kabupaten Sragen Tahun Anggaran 2023 Disusun Berdasarkan Hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

Dikatakannya Tahun Anggaran 2023, Pihaknya Terus Melakukan Langkah-Langkah Optimalisasi Pendapatan Daerah, Baik Dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Transfer Dan Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah Dengan Beberapa Langkah Antara Lain Mengintensifikasi Maupun Ekstensidikasi PAD, Sosialisasi Peningkatan Ketaatan Membayar Pajak Dan Retribusi Daerah, Dan Inventarisasi Aset-Aset Daerah.

“ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen Telah Berhasil Merealisasikan Pendapatan Daerah Sebesar Rp 2.303.445.500.479 Atau 102,37%. Realisasi Pendapatan Asli Daerah Tahun 2023 sebesar Rp 406.014.146.980 Atau 106,31%. Realisasi Pendapatan Transfer Sebesar Rp 1.893.193.353.499 Atau 101,48%. Realisasi Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah Rp4. 238.000.000 Atau 151, 36%.” Ujarnya.

Ditambahkannya, Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023 Diarahkan Untuk Memenuhi Kebutuhan Peningkatan Kinerja Pelayanan Dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Seperti Pemenuhan Kebutuhan Belanja Gaji Abdi Sipil Negara (ASN), Penyediaan Belanja Hibah, Bantuan Sosial, Bagi Hasil Dan Bantuan Keuangan Pemerintah Desa, Kelompok Masyarakat Dan Organisasi Masyarakat, Penyediaan Belanja Modal Maupun Belanja Barang Dan Jasa Untuk Pembangunan Rehabilitasi Infrastruktur, Penyediaan Belanja Modal Dan Belanja Barang Dan Jasa Untuk Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Optimalisasi Pendampingan Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Dekosentrasi Serta Dana Hibah, Penyediaan Belanja Tak Terduga

baca juga:  Bupati Sragen Ajak Masyarakat Kenali Lima Warna Surat Suara Dalam Pemilu 2024

“Belanja Daerah Terealisasi Sebesar Rp 2.104.638.139.048 Atau 92,59%. Pada Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 Terdapat Defisit Sebesar Rp 201.434.368.176 Yang Merupakan Selisih Dari Realisasi Pendapatan Daerah Dengan Realisasi Belanja Daerah Kabupaten Sragen Tahun 2023.” Katanya.

Sementara Realisasi Penerimaan Pembiayaan Daerah Sebesar Rp 508.287.252.889 Atau 99,50% Yang Merupakan Realisasi Penggunaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun 2022 Dan Penerimaan Pinjaman Daerah Tahun 2023.

Realisasi Pengeluaran Pembiayaan Daerah Sebesar Rp 59.915.826.000 Atau 76,96%. Berdasarkan Realisasi APBD Tahun 2023 Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2023 Kabupaten Sragen Sebesar Rp 244.375.328.713.

“Alhamdullilah Pelaksanaan APBD Tahun 2023 Dan Semua Program Dan Kegiatan Berjalan Lancar. Terima Kasih Atas Kerjasama Yang Baik Kepada Pimpinan Dan Anggota DPRD Kabupaten Sragen Mulai Dari Proses Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sragen Tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja  Daerah Kabupaten Sragen Tahun Anggaran 2023 Sampai Nanti Dilakukan Pembahasan Lebih Lanjut.” Tutupnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *