Membidik Sand Pameran Zona Inovasi Bayuseto

NEWS

Wonogiri-Inspirasiline.com. Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, SD Negeri Boto, Desa Boto, Kecamatan Baturetno, mengikuti kegiatan gelar potensi inovasi, yang diselenggarakan Bidikcam Baturetno, bertempat di Lapangan Krida Mandala Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri. (1/5/24).

SD Negeri Boto mengisi stand Zona Inovasi mengangkat tema ” Bayuseto ”  ( Limbah Kayu SD Negeri Boto.) Kayu merupakan hasil hutan yang mudah diproses untuk dijadikan barang sesuai dengan kemajuan teknologi.

Sang juara, bersama bp/ib SDN Boto.

Konsumsi kayu Indonesia cukup tinggi, hal ini berdampak pada meningkatnya limbah kayu.

Limbah kayu banyak dijumpai di tempat penggergajian atau perusahaan mebel. Limbah ini dianggap tidak bermanfaat, biasanya hanya dijadikan bahan bakar, bahkan hanya dibuang begitu saja.

Stand inovasi SDN Boto.

Untuk itu, SD Negeri Boto berinovasi mengolah limbah kayu menjadi kerajinan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari – hari dan memiliki nilai jual. Limbah dapat menjadi permainan dakon, asbak, cermin, figura, gantungan kunci, dan busur  panah.

Secara menyeluruh proses pembuatan barang – barang tersebut menggunakan alat di antaranya, bur listrik, gerinda listrik, tatah ukir, palu, amplas.

Wahyuni, S.Pd. ( tengah ) Kep.SDN Boto, bersama penjaga stadn pameran.

Menurut Wahyuni,S.Pd. selaku kepala sekolah, tujuan Inovasi Bayuseto adalah ;

1. Untuk mengurangi tumpukan sampah yang ada di lingkungan sekolah.

2. Dapat mengasah kreatifitas dan kemampuan siswa, sebagai bekal untuk hidup di masa depan, utamanya masyarakat lingkungan.

3. Dapat menjadi bisnis sampingan yang mampu menambah penghasilan.

Hasil kerajinan tangan dari SDN Boto, dipamerkan pada stad pameren Zona Inovasi pada peringatan Hari Lahir Pancasila 2024 di Baturetno.

Barang tersebut dijual dengan harga ; mainan dakon Rp 150 000 – 250.000,  asbak Rp 50 000 – Rp 75.000, gantungan kunci Rp 5.000.

Pada tahun ini ( 2024 ) salah satu siswa SDN Boto berhasil keluar sebagai juara 1 lomba seni kriya di tingkat kabupaten Wonogiri. Menurut “Jamari ”  selaku guru pembina ketempilan pahat ukir,  sekaligus guru pencak silat, anak tersebut akan mengikiti kejuaraan keterampilan di tingkat provinsi Jawa Tengah,  mewakili Kabupaten Wonogiri. Jurnalis. (SK/19)

Bagikan ke:
baca juga:  Turunkan Angka Stunting Pemkab Sragen Dukung Program Isi Piringku

3 thoughts on “Membidik Sand Pameran Zona Inovasi Bayuseto

  1. of course like your website but you have to check the spelling on several of your posts A number of them are rife with spelling issues and I in finding it very troublesome to inform the reality on the other hand I will certainly come back again

  2. I loved as much as youll receive carried out right here The sketch is attractive your authored material stylish nonetheless you command get bought an nervousness over that you wish be delivering the following unwell unquestionably come more formerly again as exactly the same nearly a lot often inside case you shield this hike

  3. Fantastic site Lots of helpful information here I am sending it to some friends ans additionally sharing in delicious And of course thanks for your effort

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *