Sosialisasikan PIKD, OJK Ingatkan Ancaman Digital Keuangan

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Camat dan Kepala Desa Se-Kabupaten Sragen mengikuti Edukasi Keuangan dan Launching Pusat Informasi Keuangan Terpadu Desa (PIKD) yang diselenggarakan di Aula Sukowati Sekretariat Daerah Kabupaten Sragen, Rabu (26/06/2024).

Kegiatan ini merupakan Salah Satu Program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sragen, guna memberikan kemudahan dalam mengakses informasi jasa keuangan agar masyarakat dapat terhindar dari tindak penipuan jasa keuangan yang sedang marak terjadi.

Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyampaikan 3 masalah keuangan yang sedang menjadi Concern Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yaitu Investasi Bodong, Judi Online, dan Pinjaman Online. Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengibaratkan iming-iming keuntungan yang besar dan persyaratan yang mudah dari ketiga hal tersebut lebih buruk daripada terkena penyakit menular, karena dampaknya tidak hanya merugikan diri sendiri namun juga merusak keluarga.

“Kepala Desa, Kepala Kelurahan, dan Camat adalah orang yang dituakan di Desa yang bisa memberikan Penjelasan dan Sosialisasi Kepada Masyarakat, agar tidak ada Masyarakat Desa yang tertipu Investasi Bodong.” Urainya.

Sebagai sarana sosialisasi bagi Kepala Desa dan Camat, masing-masing Desa mendapatkan Banner. Selain itu, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati juga mengajak seluruh peserta untuk mengingatkan apabila ada orang terdekat terperangkap Judi Online agar tidak kebablasan. Sebab menurutnya ucapan orang terdekat menjadi pengingat terbaik bagi mereka yang telah terpapar.

Selaras dengan ucapan Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Kepala OJK Solo, Eko Hariyanto, menyampaikan hal yang perlu diperhatikan dalam berinvestasi adalah 2L yaitu Legal dan Logis. Legalitas dari Perusahaan yang menawarkan Investasi dan imbal hasil yang diberikan masuk akal.

“Kami berharap melalui pelaksanaan kegiatan ini mampu meningkatkan Pemahaman terhadap Produk layanan jasa keuangan dan kewaspadaan kita terhadap Aktivitas Keuangan Illegal, serta terhindar dari Aktivitas Pembiayaan Rentenir yang merugikan.” Terangnya.

Dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan Materi Pimpinan Lembaga Jasa Keuangan Kabupaten Sragen, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jateng 2 Wira Adibrata, dan Pimpinan Pegadaian Kantor Cabang Sragen Heru Khoirul Huda. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *