Ribuan Ahli Waris Menerima Santunan Uang Duka

NEWS

Sukoharjo-Inspirasiline.com. Bupati Sukoharjo menyalurkan uang duka milyaran rupiah kepada ahli waris dari keluarga yang kurang mampu, kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Graha PGRI Sukoharjo pada Kamis (19/9/2024).

Dalam kata sambutannya bupati Sukoharjo Etik Suryani menyampaikan bahwa penyerahan  bantuan sosial santunan kematian bagi penduduk keluarga kurang mampu tahap dua ini sebagai upaya pemerintah kabupaten untuk memberikan santunan kepada ahli waris bagi anggota keluarga penduduk miskin/tidak mampu  yang telah meninggal dunia yang masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Etik Suryani bupati Sukoharjo saat memberikan sambutan

Adapun jumlah dana yang disalurkan pada tahap ke-2 tahun anggaran 2024 ini sebanyak Rp 9,023 milyar kepada 3 013 orang dan masing-masing menerima Rp 3 juta. Bansos ini diberikan utuh tanpa potongan, bupati berharap dengan diberikan bantuan soaial uang duka ini kepada yang bersangkutan agar dapat dimanfaatkan yang sebaik-baiknya.

Sementara itu kepala Dinas Sosial Suparmin mengatakan bahwa bansos uang duka ini termasuk dalam program bupati Etik Suryani – Agus Santosa dan merupakan tindak lanjut dari pemerintahan sebelumnya, yang berhak menerima adalah ahli waris yang bersangkutan dari keluarga miskis yang masuk dalam DTKS.

bupati serahkan bansos uang duka

Data penerima santunan uang duka masing-masing kecamatan yaitu: kecamatan Bendosari 193 orang total anggaran Rp. 979 juta,  kecamatan Gatak 202 orang total anggaran Rp. 806 juta, kecamatan Kartasura 240 total anggaran Rp. Rp. 720 juta, kecamatan Sukoharjo 265 orang total anggaran 795 juta, kecamatan Mojolaban 294 orang total anggaran Rp. 882 juta, kecamatan Grogol 319 orang total anggaran Rp. 957 juta.

Foto bersama usai menerima bantuan

Kecamatan Baki 189 orang total anggaran Rp. 567 juta, kecamatan Bulu 210 orang total anggaran Rp. 630 juta, kecamatan Nguter  236 orang total anggaran Rp. 708 juta, kecamatan Weru 261 orang total anggaran Rp. 783 juta, kecamatan Tawangsari 726 orang total anggaran Rp. 828 juta, dan kecamatan Polokarto 328 orang total anggaran Rp. 984 juta.  (Prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *