Bantuan TKM Di Kabupaten Tegal Di Potong Hingga 50 Prosen.

NEWS

Slawi-Inspirasiline.com. Niat baik pemerintah pusat melalui Kementerian Tenaga Kerja untuk membantu masyarakat yang memiliki usaha dengan memberikan modal usaha melalui program TKM (Tenaga Kerja Mandiri ) terancam gagal, bagaimana tidak ternyata setelah bantuan tersebut dicairkan oleh yang bersangkutan, dipotong oleh oknum yang mengaku sebagai kordinator pada pendataan calon penerima bantuan TKM tersebut.

Program TKM merupakan program dari Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia dalam rangka membantu para pelaku usaha kecil dengan nilai bantuan sebesar Rp.5 juta bagi setiap orang.

Warga yang mendapatkan bantuan TKM harus memiliki surat keterangan usaha (SKU) diketahui pemerintahan desa serta keterangan lain sesuai persyaratan yang ditentukan, termasuk pembuatan rekening di salah satu bank yang ditunjuk yaitu BNI.

Untuk mencairkan bantuan penambahan modal usaha dilakukan oleh penerima bantuan dan lada saat pencairan di dampingi oleh oknum yang merasa dirinya sebagai kordinator bantuan TKM.

Setelah pencairan selesai oknum tersebut langsung meminta uang bantuan TKM, yang harus di transfer melalui rekening oknum tersebut.

Permintaan uang bantuan TKM oleh oknum di salah satu desa di Kecamatan Jatinegara Tegal nilainya lebih besar dari pada si penerima sampai diatas 50 Prosen yaitu Rp. 2.5 juta , bahkan ada yang hanya menerima 1.5 juta.
Menurut sumber bahwa uang yang dia minta akan dikembalikan ke pusat.

Padahal kata salah seorang yang dipercaya untuk memantau pemanfaatan bantuan tersebut sama sekali tidak ada permintaan apapun kepada penerima TKM

‘ dari pihak kementerian akan turun untuk meng-invest(gasi pemotongan bantuan TKM dan kalau ternyata bantuan tersebut disalah gunakan apa lagi si penerima bukan pelaku usaha atau fiktif, harus dikembalikan.’ jelas Hari

Menurut Hari di kabupaten Tegal ada sekitar 400 pelaku usaha yang tersebar di 18 kecamatan. Penemuan pemotongan bantuan tersebut baru di satu kecamatan.

‘ kami akan terus ke lapangan untuk mencari tahu apakah bantuan tersebut semuanya telah dimanfaatkan oleh penerima, atau mungkin terjadi hal yang sama seperti di beberapa desa di Kecamatan Jatinegara.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Tegal yang dihubungi melalui Kepala Bidang Ketenagakerjaan Sri Handayani Selasa 15 Oktober 2024 mengatakan kalau mengenai bantuan TKM pihaknya mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui karena bantuan TKM langaung dari pusat. .

‘ maaf kami tidak tahu soal proses bantuan tersebut karena itu programnya pusat, jadi yang tahu ya, yang menerima ‘ jelas Sri Handayani di ruang kerjanya. (Biet)

Bagikan ke:

2 thoughts on “Bantuan TKM Di Kabupaten Tegal Di Potong Hingga 50 Prosen.

  1. you are truly a just right webmaster The site loading speed is incredible It kind of feels that youre doing any distinctive trick In addition The contents are masterwork you have done a great activity in this matter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *