Sragen-Inspirasiline.com. Bupati Sragen, Sigit Pamungkas Menyerahkan Bantuan Sebanyak 391 Paket Sembako Kepada Warga Terdampak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanggan, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen Selasa (25/3/2025).
Pemberian Bansos Tersebut Menjadi Bentuk Perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen Kepada Warga Yang Selama Merasakan Dampak Adanya TPA Tanggan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sragen, Rina Wijaya Tidak Memungkiri Bahwa Keberadaan TPA Itu Sangat Penting Untuk Penampungan Sampah Untuk Kabupaten Sragen. Namun, Dengan Adanya TPA Ini, Ia Juga Mengakui Tentu Banyak Keluhan Dari Masyarakat Sekitar. Terutama Masalah Bau Lalat Hingga Pencemaran Lingkungan.
“Untuk Itu Pemkab Sragen Mempunyai Beban Moral Kepada Masyarakat Di Sekitar TPA Tanggan, Maka Pada Kesempatan Ini Sebagai Rasa Kepedulian Sosial Dari Kami, Kami Distribusikan 391 Paket Pada Tahun Ini. Terdiri Dari 6 Rukun Tetangga (RT) Yang Berada Di Desa Tanggan Dan 1 RT Desa Jati Tengah,” Jelas Rina Wijaya.

Rina Wijaya Menambahkan Jika Ada 27 Tambahan Kepala Keluarga (KK) Yang Menerima Paket Sembako, 12 KK Diantaranya Ada Di Desa Jatitengah, Kecamatan Sukodono.
“Secara Administrasi Mereka Memang Sebagai Warga Desa Jatitengah (Kecamatan Sukodono) Tetapi Di Dalam Aktivitas Sehari-hari (Pekerjaan-Red) Mereka Berada Disekitar TPA Tanggan. Sehingga Mereka-pun Juga Ikut Terdampak,” Lanjutnya.
Mewakili Masyarakat Sragen, Bupati Menyampaikan Rasa Terima Kasih Kepada Warga Yang Tinggal Di Sekitar TPA Tanggan Yang Telah Dengan Ikhlas Menyediakan Lahan Untuk Dijadikan Lokasi TPA. Namun Demikian, Bupati Sigit Pamungkas Berkomitmen Akan Mengelola Sampah Di TPA Tanggan Ini Dengan Baik.
“Terima Kasih Kami Ucapkan, Kami Punya Hutang Budi Kepada Warga Yang Ada Di Sekitar TPA Ini Sampai Berkorban Untuk Kami Semua Warga Sragen. Dampaknya Minimal Baunya, Atau Bisa Lalat Yang Hinggap Di Makanan/Minuman Tentunya Membuat Tidak Nyaman,” Ungkap Bupati Sragen Sigit Pamungkas.
Bupati Mengatakan Jika Setiap Tahunnya, Pemkab Sragen Telah Rutin Mengagendakan Pemberian Sembako Tersebut Dalam Satu Tahun Sebanyak Tiga Kali, Yang Diserahkan 4 Bulan Sekali Sebagai Bentuk Tali Asih.
“Untuk Tahun Ini, Tahap Pertama Diserahkan Menjelang Hari Raya IdulFitri,” Pungkasnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
