Sragen-Inspirasiline.com. Suasana Hangat Dan Penuh Semangat Kolaborasi Menyelimuti Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Yang Digelar Melalui Kegiatan Telekonferensi Bulan Bhakti Dan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak. Acara Ini Berlangsung Di Klinik Utami Nugroho, Karangmalang Pada Senin (5/5/2025).
Hadir Dalam Acara Tersebut Bupati Kabupaten Sragen, Sigit Pamungkas, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Sragen, Linda Sudeni, Serta Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Jawa Tengah, Istirochah. Kegiatan Ini Merupakan Bentuk Nyata Dukungan Terhadap Peningkatan Layanan Kesehatan Ibu Dan Anak, Sekaligus Nendukung Target Nasional Dalam Pelayanan KB.
Dalam Sambutannya, Bupati Sigit Pamungkas Menyampaikan Apresiasi Atas Capaian Kabupaten Sragen Yang Telah Berhasil Menurunkan Total Fertility Rate (TFR) Hingga Di Bawah Angka Eata-Rata Nasional.

“TFR Nasional Saat Ini Berada Di Angka 2,11 %, Sementara Kabupaten Sragen Sudah Mencapai 1,97%. Ini Menunjukan Kolaborasi Yang Baik Dari Seluruh Sektor.” Ujarnya.
Bupati Sigit Pamungkas Juga Menekankan Pentingnya Menjaga Keseimbangan Angka Tersebut Agar Tidak Terjadi Penurunan Kelahiran Yang Terlalu Drastis.
“TFR Rang Rendah Tentu Berdampak Positif Karena Mengurangi Beban Masyarakat, Namun Kita Juga Tidak Ingin Sragen Mengalami Kekurangan Angka Kelahiran. Jadi Perlu Dijaga Angka TFR Agar Tetap Seimbang.” Tambahnya.
Ketua PD IBI Provinsi Jawa Tengah Dalam Wawancaranya Menjelaskan Bahwa Target Pelayanan KB Serentak Di Jawa Tengah Rahun Ini Adalah 133.010 Akseptor, Tersebar Di 2.170 Fasilitas Kesehatan.
“Untuk Kabupaten Sragen Target Sebanyak 3.113 Akseptor, Dan Hari Ini Di Klinik Utami Nugroho Telah Melayani 75 Akseptor.” Jelasnya.
Ia Juga Menyebutkan Bahwa Pelayanan KB Di Sragen Didukung Oleh 90 Mitra Fasilitas Kesehatan Yang Tersebar Di 20 Kecamatan.
“Kami Berharap Sragen Dapat Menjadi Bagian Penting Dari Pencapain Target Satu Juta Akseptor Di Tingkat Nasional. Pelayanan KB Juga Berkaitan Erat Dengan upaya Pencegahan Kehamilan Beresiko Tinggi Dan Mendukung Program Basional Zero Stunting.” Ujarnya.
Bupati Sigit Pamungkas Menambahkan Bahwa Pengendalian Angka Kelahiran Berdampak Luas, Tidak Hanya Pada Keluarga Tetapi Juga Masyarakat Secara Keseluruhan
“Angka Kelahiran Yang Ideal Akan Menunjang Kesehatan Ibu Dan Anak Serta Memberikan Manfaat Ekonomi Dan Sosial Yang Signifikan.” Tutupnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Great insights! I really enjoyed how you explained this topic clearly and simply.