Tegal-Inspirasiline.com. Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono ternyata tidak saja ahli dalam tata pemerintahan, tetapi dalam tata boga atau urusan masak memasak ternyata dia juga jagonya.
Hal itu dibuktikan ketika membuka acara Pelatihan Tata Boga Bagi Keluarga Stunting dan DTSN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian, Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP2PA) Kota Tegal. Rabu 21 Mei 2025 di Gedung Swan Tegal.

Dalam sambutan hampir satu jam Dedy Yon yang hobi memasak lebih banyak mengulas memberikan konsep bagaimana memasak yang benar bahkan dari sisi pengaturan api sampai urut urutan memasukan bahan olahan masakan disampaikan secara gamblang oleh Dedy Yon.
‘ Meski memasak itu tangan tanganan tapi juga harus pakai filing dan insting termasuk kualitas bahan olahan, peralatan dan pengapian pun harus diatur.’ ujar Dedy.

‘ jadi tidak asal main brak bruk saja, tapi ada urut urutannya ‘ imbuh Dedy.
Kepiawaian tehnik memasak ditunjukan Dedy yon saat membuka pelatihan tata boga layaknya seorang chef yang paham betul semua resep masakan dari cara membikin sayur sop, garang asem sampai cara membikin semur jengkol.
Semua itu diceritakan oleh anak pengusaha bus Dedy Jaya dengan maksud memberikan inspirasi kepada peserta pelatihan.
Dedy Yon juga memberikan apresiasi kepada penyelenggara dan LPK ” Sekar ” yang telah memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan keahlian dan ketrampilan tata boga.

Ketua LPK ” Sekar ” Kota Tegal Yuni Eti Utami S.Kom menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kota Tegal melalui DPPKBP2PA yang selama ini mempercayai LPK Sekar untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat dengan berbagai macam jenis kursus.
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari kata Yuni Eti Utami ada tujuh materi diantaranya cara membuat Garang asem ayam, Tekwan, Dimsum ayam, Nugget ayam wortel, Rolade ayam, Nasi bakar ayam kemangi dan ayam geprek crispy.
Kepala DPPKBP2PA Kota Tegal Rofiqoh menjelaskan pelatihan tata boga yang akan berlangsung hingga Jum at 23 Mei 2025 diikuti 72 peserta bertujuan untuk memberikan ketrampilan dan menanggulangi angka stunting dan DTSEN di Kota Tegal.
‘ Kegiatan ini salah satu bentuk komitmen pemkot kota Tegal dalam upaya percepatan penurunan stunting dengan pelatihan ini ibu ibu dari keluarga rentan stunting punya skil tata boga. Diharapkan dengan ketrampilan tersebut bisa menambah pendapatan perekonomian mereka .’ jelas Rofiqoh. (Biet)
