Perhutani Dorong Pemkab Grobogan Gelar FGD Atasi Banjir

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Perhutani KPH Purwodadi dan KPH Gundih bersama Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah I Jawa Tengah mendorong Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk menggelar Forum Group Discussion (FGD) guna menyusun langkah konkret penanganan banjir secara kolaboratif. Hal ini disampaikan dalam kunjungan ke kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Grobogan pada Kamis, (22/5/ 2025).

Dalam kunjungan kali ini dihadiri Administratur/KKPH Purwodadi, Administratur/KKPH Gundih, perwakilan CDK Wilayah I Jateng, Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Kepala Bappeda Grobogan dan Asisten II Sekda Grobogan.

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas instansi Kehutanan yang telah digelar sehari sebelumnya, Rabu, 21 Mei 2025, di Kantor Perhutani KPH Gundih, yang dihadiri oleh jajaran Perhutani dari KPH Purwodadi, Gundih, Semarang, Telawa, Randublatung, Mantingan, Blora dan PHW III bersama Kepala CDK Wilayah I Jawa Tengah. Pertemuan awal itu merumuskan pentingnya sinergi antar sektor untuk mengatasi penyebab banjir seperti degradasi tutupan lahan, buruknya drainase, dan perilaku masyarakat yang belum mendukung pelestarian lingkungan.

Administratur Perhutani KPH Purwodadi, Ir. Untoro Tri Kurniawan, S.Hut., MM., menekankan bahwa penanganan banjir di Grobogan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. “Penanganan banjir membutuhkan kerja sama lintas sektoral. Tidak bisa hanya dibebankan pada satu instansi. Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Grobogan yang telah mengakomodasi pertemuan awal lintas instansi ini. Harapan kami, Pemkab Grobogan dapat menjadi motor utama dalam mendorong kolaborasi semua pihak untuk pencegahan banjir yang lebih sistematis dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si menyambut baik inisiasi dari Perhutani. “Kami mengucapkan terima kasih atas inisiatif Perhutani yang telah mendorong berbagai pihak untuk duduk bersama membahas solusi penanganan banjir. Pemerintah Kabupaten Grobogan akan segera menindaklanjuti dengan menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait, agar solusi yang diambil bersifat komprehensif dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Melalui rapat lanjutan ini, Perhutani dan CDK Wilayah I Jawa Tengah secara aktif menginisiasi dan mendorong terlibatnya berbagai pihak dalam upaya penanganan banjir di Kabupaten Grobogan. Sinergi antarsektor diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif dan langkah konkret yang berorientasi pada pemulihan fungsi hutan, normalisasi aliran air, dan perlindungan ekosistem. Dengan adanya FGD ke depan, diharapkan akan terwujud perencanaan terpadu yang mencakup aspek teknis, kelembagaan, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian alam demi mengurangi risiko bencana banjir secara berkelanjutan. (jkw/susPht)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *