Rerelawan Kebencanaan Ikuti Pembinaan

NEWS

Sukoharjo-Inspirasiline.com. Keberadaan relawan kebencanaan sangat penting guna membantu pemerintah dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan dan pemulihan pasca bencana. Oleh karena itu sebagai tindakan prefentip untuk antisipasi penanganan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengadakan apel pembinaan relawan kebencanaan yang diselenggakan di area Waduk Mulur Kecamatan Bendosari pada Rabu (19/6/2025) yang dibuka langsung oleh bupati Sukoharjo Etik Suryani.

Keluarga kurban relawan menerima santunan

Berdasarkan keputusan kepala BNPB tentang klaster penanggulangan bencana ada 6 klaster yaitu: klaster pencarian dan pertolongan, klaster pengungsian dan perlindungan, klaster logistic, klaster kesehatan, klaster Pendidikan, dan klaster pemulihan. Sebagai implementasi program unggulan peningkatan ketahanan daerah terhadap bencana dan pengurangan resiko bencana maka BPBD dan Pemkab Sukoharjo telah mendata mengorganisasi jumlah, kapasitas dan keahlian relawan kebencanaan berjumlah 865 orang relawan.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani usai membuka apel pembinaan relawan kebencanaan kepada wartawan mengatakan bahwa relawan yang sudah terkaper masuk BPJS ketenagakerjaan dikabupaten Sukoharjo sebanyak 865 orang sudah kami asuransikan sejak Januari 2025, sehingga jika relawan mengalami musibah apapun bentuknya akan mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, hal itu sebagai bentuk komitmen dan perhatian Pemkab Sukoharjo kapada relawan.

Bupati meninjau peralatan kebencanaan

Lanjut bupati di Kabupaten Sukoharjo baru terbentuk 30 destana di 12 kecamatan, kami berharap desa-desa yang lainnya yang rawan bencana agar segera membentuk destana untuk kesiap siagaan jika sewaktu-waktu terjadi bencana sudah langsung gerak cepat siap menanggulangi, yang mana bencana datangnya bisa kapan saja kita tidak tahu, yang penting kita sudah siap, katanya.  Dalam apel kebencanaan tadi juga diberikan santunan kepada keluarga relawan yang meninggal dunia oleh BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp. 10 juta.

Disinggung soal peralatan kami walaupun belum maksimal namun sudah bisa untuk kerja, sudah ada bantuan dari BNPB seperti perahu karet, alat untuk menyelam, dan jika masih ada kekurangan nanti Pemkab akan anggarkan, jika Pemkab tidak mampu nanti minta ke pusat, yang jelas kami siap untuk membantu masyarakat jika sewaktu-waktu mengalami bencana.

Relawan sedang mengikuti pembinaan

Sementara  itu kepada BPJS Ketenagakerjaan Sukoharjo Wahyu menambahkan bahwa 865 0rang relawan seudah masuk ke BPJS ketenagakerjaan kami, adapun jaminan yang diberikan berupa kecelakaan kerja, jaminan kesehatan tidak terbatas, bahkan jika putra putrinya masih dibangku sekolah akan diberikan beasiswa dari BPJS Kertenagakerjaan, termasuk juga santunan kematian, tadi kami memberikan santuanan sebesar Rp, 10 juta karena yang bersangkutan baru masuk menjadi anggota kurang dari 3 bulan, akan tetapi kalau kepesertaannya sudah lebih dari 3 bulan akan menerima santunan sebesar Rp. 42 juta, kabupaten Sukoharjo sudah mendaftarkan relawan kebencanaan ini per 1 Januari 2025, kami sangat mengapresiasinya.  (Prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *