Grobogan-Inspirasiline.com. Sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada warga sekitar kawasan hutan, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran rumah di Dusun Bangsri RT 03 RW 05, Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, pada Rabu (16/7/2025).
Bantuan diberikan kepada Munsarip bin Masidi (69 tahun), seorang petani yang rumahnya mengalami musibah kebakaran pada Senin pagi, 14 Juli 2025. Kebakaran terjadi saat rumah dalam keadaan kosong dan diketahui oleh warga yang sedang melintas. Api dengan cepat membakar seluruh bangunan rumah yang terbuat dari kayu jati beserta perabot rumah tangga. Pemadaman dilakukan oleh tim Damkar Grobogan dibantu warga sekitar dan berhasil dikendalikan pada pukul 09.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp80 juta.

Bantuan dari Perhutani diserahkan Administratur Perhutani KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Karangasem, Sudaryono didampingi Kepala RPH setempat, Babinsa Desa Tambakselo, Bhabinkamtibmas Desa Tambakselo, serta tokoh masyarakat. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dan paket sembako dan bahan bangunan sebagai bentuk solidaritas untuk meringankan beban korban.
“Kami dari Perhutani turut prihatin atas musibah yang menimpa Bapak Munsarip. Melalui bantuan ini, kami berharap bisa sedikit meringankan beban beliau. Perhutani tidak hanya mengelola hutan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan,” ujar Sudaryono.
Sementara itu, Babinsa Desa Tambakselo, Serda Suparman, yang turut mendampingi kegiatan menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Perhutani terhadap warga desa binaan.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat. Terima kasih kepada Perhutani yang tanggap dan hadir langsung memberikan bantuan. Semoga kerja sama lintas sektor seperti ini terus terjalin baik,” ungkap Serda Suparman. Ucapan syukur juga disampaikan oleh Munsarip, selaku korban yang menerima bantuan.
“Saya sangat berterima kasih kepada Perhutani dan semua pihak yang sudah membantu. Musibah ini berat bagi saya, tapi bantuan dan perhatian seperti ini membuat saya merasa tidak sendirian,” ucap Munsarip haru.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani KPH Purwodadi dalam membangun hubungan sosial yang harmonis dengan masyarakat sekitar hutan serta menjalankan peran sosial perusahaan di bidang kemanusiaan. (jkd/Aris)
