Grobogan-Inspirasiline.com. Mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus selalu diperhatikan dan diupayakan agar pelanggan merasa puas atas pelayanan yang diberikan.
Upaya inilah rupanya yang diutamakan oleh manajemen RSUD Ki Ageng Selo yang berada di Wirosari Kabupaten Grobogan.

Dibawah kepemimpinan dr. Agung Probo Muljono MSi, RSUD type D ini terus maju dan berbenah diri melengkapi semua sarana pelayanan yang diperlukan dalam menunjang pelayanan yang outputnya adalah kepuasan pelanggan serta berefek pada peningkatan pendapatan.
“Kami mengutamakan mutu pelayanan, untuk itu infrastruktur terus kami benahi termasuk SDM dan peralataj medisnya” ungkap Agung, sapaan akrab Direktur RS KAS tersebut.

Dengan didampingi Plt Ka TU dr. Budi dan Kasi Pelayanan medik dan Keperawatan drg.Aristo D, Direktur RSUD Ki Ageng Selo dr. Agung Probo Muljono MSi kepada media Inspirasiline.com menjelaskan rumah sakit Ki Ageng Selo yang digagas oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni itu sejak berdiri tahun 2020 berfungsi sebagai rumah sakit rujukan.covid-19 dan terus tumbuh sejalan dengan waktu. Mulai beroperasi sebagai rumah sakit dengan type D tahun 2022 dan melayani pasien umum. Target pendapatan sebesar Rp.16,3 M bisa terealisasi sebesar Rp.19,5 M. Angka ini terus merangkak naik. Tahun 2024 pendapatannya mencapai Rp.22,5 M dari target Rp.20 M, sedangkan target tahun 2025 sebesar Rp.26 M hingga bulan Juni kemaren sudan mencapai Rp.14,5 M. Agung optimis target tersebut akan terlampaui.

“Kami optimis lah, target itu bisa kami capai bahkan lebih” tegasnya.
Menurutnya, hal itu bisa dicapai bila semua karyawan yang berjumlah 285 orang yang terdiru dari tenaga medis, paramedis dan non medis bergerak dan berkomitmen.bersama dalam memberikan pelayanan.
“Tugas kami hanya bagaimana bisa mensejahterakan karyawan dan karyawan kami take home pay nya rata rata sudah diatas UMR semua” ucapnya, pada Sabtu (26/7/2025).
Agung melihat karyawan sebanyak itu masih belum.cukup bila dibandingkan dengan upaya pelayanan serta sarana yang ada. Harusnya, lanjutnya, dia membutuhkan karyawan hingga 500 orang memurut Permenkes untuk RS type C.
Rumah sakit KAS yang baru beroperasi 3,5 tahun ini karena kemajuannya yang sangat pesat itu, tahun 2025 ini akan ditingkatkan menjadi RS type C.
Dengan memperlihatkam master plan dan maket miniatur RS KAS, Agung optimis akan dapat mewujudkan impiannya.
Bahkan saat dikunjungi Komisi D DPRD Grobogan beberapa waktu lalu, wakil rakyat itu memberikan kesan RS KAS Wirosari sangat berpotensi untuk dikembangkan dari segi sarana dan.pelayanannya.
Karena letaknya persis di depan jalan raya nasional Purwodadi-Blora Km 19 Desa Kunden Wirosari Grobogan yang berpotensi terjadinya kecelakaan lalulintas, RS KAS.menjadi RS trauma center atau bedah akibat kecelakaan yang tentu saja memerlukan peralatan yang canggih . Selain itu pihaknya merupakan pusat rujukan kasus maternal (ibu hamil) dan perinatal atau bayi dan anak.
“Sebagai RS trauma center, kami telah menyiapkan UGD dengan tenaga dokter bedah dan peralatan. Yang belum.kami punyai adalah CT scan dan Haemodialisa” ungkapnya.
Kini RS Ki Ageng Selo Wirosari Grobogan yang berdiri diatas tanah seluas 3,6 hektar dengan kapasitas 79 tempat tidur mampu melayani pelayanan raat inap dan rawat jalan spesialis yakni jantung ( penyakit dalam), bedah, anak, kandungan dan kebidanan.
Saat ini sedang dibangun gedung baru untuk kapasitas 21 tempat tidur, sehingga nantinya mencapai jumlah 100 tempat tidur yang menjadi salah satu persyaratan menjadi RS type C.
“Jadi sekali lagi, dalam pengembangan Rumah Sakit KAS kedepan, kami berpedoman pada master plan yang sudah kami.buat ini mudah mudahan berhasil, sebab kami ini perintis, bukan pewaris” pungkasnya. (jk)
