Tegal-Inspirasiline.com. Universitas Pancasakti (UPS) Tegal berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan mengukuhkan dua guru besar (profesor) baru dalam sidang senat terbuka pada Selasa, 12 Agustus 2025. Kedua profesor tersebut adalah Prof. Dr. Taufiqulloh, M.Hum. (Rektor UPS) dan Prof. Dr. Ir. Suyono, M.Pi. (Sekretaris Yayasan Pendidikan Pancasakti Tegal).
Pengukuhan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Asisten 1 Bupati Tegal Dra. Susoriyantu (mewakili Bupati Tegal), Wakil Walikota Tegal Hj. Tazkiyatul Mutmainah, M.Kes., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, pengurus yayasan UPS, anggota senat akademik, kolega akademisi, dan mahasiswa. Acara yang berlangsung meriah namun hikmat diawali dengan penampilan Tari Saman oleh mahasiswa UPS Tegal.

Dengan bertambahnya dua guru besar ini, UPS Tegal kini memiliki empat profesor, yaitu Prof. Dr. Siti Hartinah, Prof. Dr. Rr. Mi Retno Susilorini, ST., MT., Prof. Dr. Taufiqulloh, M.Hum., dan Prof. Dr. Ir. Suyono, M.Pi. Pengukuhan ini menjadi simbol kemajuan dan daya saing akademik UPS Tegal yang terus berkembang pesat.

Ketua Yayasan Pendidikan Pancasakti, Dr. H. Imawan Sugiharto, SH., MH., menyampaikan selamat kepada kedua profesor baru dan berharap mereka dapat memberikan kontribusi terbaik bagi UPS Tegal. Wakil Walikota Tegal dan perwakilan Bupati Tegal serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas pencapaian ini, menekankan pentingnya sinergi antara UPS Tegal dan pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan dan masyarakat Kota Tegal.

Kedua profesor baru kemudian menyampaikan orasi ilmiahnya. Prof. Dr. Taufiqulloh, M.Hum., menyampaikan orasi berjudul “Transformasi Paradigma Asesmen Pendekatan Kolaboratif untuk Pengembangan Kompetensi dan Otonomi Peserta Didik,” sementara Prof. Dr. Ir. Suyono, M.Pi., menyampaikan orasi berjudul “Ekosistem Mangrove untuk Kesejahteraan Manusia.” Acara ditutup dengan pembacaan puisi Tegalan oleh mantan Rektor UPS Tegal, Dr. Maufur, M.Pd., dan Budayawan Tegal, Drs. Atmo Tan Sidik. (Biet)
