Sragen-Inspirasiline.com. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sragen menyalurkan bantuan sosial senilai Rp2,29 Miliar dalam acara Pentasharufan Bantuan Pendidikan, Insentif Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT), serta Bantuan Pencegahan Stunting, yang digelar di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Senin (15/9/2025). Acara ini dihadiri Bupati Sragen Sigit Pamungkas, Wakil Bupati (Wabup) H. Suroto, Ketua Baznas Sragen Mustaqim.
Ketua Baznas Sragen, Mustaqim, dalam laporannya menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan terdiri atas Insentif bagi 1.551 Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) masing-masing sebesar Rp800.000 dengan total Rp1.240.800.000, beasiswa pendidikan Sekolah Dasar (SD) Bagi 728 Siswa masing-masing Rp500.000 dengan total Rp364.000.000, Beasiswa Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) bagi 746 Siswa masing-masing Rp750.000 dengan total Rp559.500.000, serta bantuan pencegahan stunting sebesar Rp130.000.000.
“Alhamdulillah, semua ini merupakan Amanah Dari Para Muzaki yang kemudian kami salurkan kepada Mustahik. Semoga membawa berkah, manfaat, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sragen,” ujarnya.
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, dalam sambutannya memberikan Apresiasi Tinggi kepada Baznas Sragen yang selama ini mampu menjaga kepercayaan publik melalui pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah Secara Transparan dan Profesional hingga meraih prestasi di Tingkat Nasional. Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya kebanggaan Baznas, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Sragen.
“Prestasi Baznas adalah bukti nyata bahwa zakat, infaq, dan sedekah yang dikumpulkan dapat dikelola dengan baik dan kembali untuk masyarakat,” tegas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya program yang dibagikan kali ini sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sragen.
“Bantuan beasiswa ini meringankan beban orang tua, sementara insentif GTT dan PTT adalah bentuk penghargaan atas dedikasi mereka di dunia pendidikan. Pencegahan stunting juga sangat strategis, karena menyangkut masa depan generasi penerus kita,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemkab Sragen untuk terus bersinergi dengan Baznas dalam memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat Sragen semakin mempercayakan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui Baznas.
“Dengan semakin kuatnya partisipasi masyarakat, saya optimistis Baznas Sragen mampu meningkatkan jumlah penerima manfaat dan memperluas programnya. Pemerintah Kabupaten tentu akan selalu mendukung agar kesejahteraan masyarakat Sragen semakin meningkat,” pungkasnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
